<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1545145874692885508</id><updated>2012-01-24T18:16:41.796-08:00</updated><category term='marque'/><title type='text'>MARDANU</title><subtitle type='html'>ICT Centre Kab. Batang</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mrdanu.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mrdanu.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>mardanu susilo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00982056863308896528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>15</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1545145874692885508.post-4899145632073162170</id><published>2011-04-28T01:14:00.000-07:00</published><updated>2011-04-28T01:16:09.486-07:00</updated><title type='text'>DAMPAK NEGATIF SITUS JEJARING SOSIAL</title><content type='html'>DAMPAK NEGATIF SITUS JEJARING SOSIAL &lt;br /&gt;TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latar Belakang&lt;br /&gt;Di era globalisasi dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih, penyebaran informasi serta akses telekomunikasi dan transportasi semakin lebih cepat dan mudah. Tidak dapat dipungkiri hal tersebut baik secara langsung maupun tidak langsung mempunyai dampak bagi masyarakat, baik itu berdampak positif ataupun negatif.  Dampaknya pun tidak terbatas terhadap kalangan tertentu saja, namun telah meluas ke semua kalangan baik kalangan terpelajar maupun bukan kalangan terpelajar.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Internet merupakan salah satu hasil dari kecanggihan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi buatan manusia. Internet adalah singkatan dari Interconnected Networking yang apabila diartikan dalam bahasa Indonesia berarti rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian jaringan. Fungsi internet bermacam-macam, dan salah satunya adalah sebagai tempat komunitas jejaring sosial dunia maya. Jejaring sosial merupakan suatu layanan dari sebuah cakupan sistem software internet yang memungkinkan penggunanya dapat berinteraksi dan berbagi data dengan pengguna yang lain dalam skala yang besar.&lt;br /&gt;Situs jejaring sosial di internet bermacam-macam jenis dan bentuknya, namun yang paling dikenal dan banyak digandrungi remaja jaman sekarang adalah facebook, friendster, My Space dan twitter. Lalu, apakah situs jejaring sosial ini mendatangkan manfaat atau mendatangkan masalah baru dalam kehidupan?&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini banyak dijumpai pemberitaan di media cetak dan elektronik yang memberitakan tentang penyalahgunaan situs jejaring sosial. Beberapa berita yang paling hangat adalah kasus seorang anak remaja laki-laki yang membawa kabur seorang anak remaja perempuan yang dikenal lewat situs jejaring sosial (facebook), dan penggunaan situs jejaring sosial (facebook) sebagai ajang prostitusi di kalangan remaja. Keadaan ini sungguh sangat ironis dengan tujuan utama situs jejaring sosial itu dibuat, yakni untuk memperluas hubungan sosial.&lt;br /&gt;Tidak hanya kehidupan umum saja yang terkena dampak dari situs jejaring sosial, namun pengaruhnya mulai dirasakan dalam dunia pendidikan. Dampak terburuk dalam dunia pendidikan yang mungkin dihasilkan dari situs jejaring sosial adalah mulai menurunnya motivasi dan prestasi belajar siswa. Motivasi adalah salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh siswa demi mencapai prestasi belajar yang diingingkan. Jika motivasi siswa dalam mengikuti proses pembelajaran telah menurun, bagaimana prestasi belajar yang baik dapat dicapai?&lt;br /&gt;Hal inilah yang melatarbelakangi kami sebagai penulis untuk memberikan sebuah gagasan mengenai “Dampak Negatif Situs Jejaring Sosial Terhadap Motivasi Dan Prestasi Belajar Siswa”. Adapun tujuan kami melakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa dan seberapa besar pengaruh situs jejaring sosial terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa. Metode penelitian yang kami gunakan adalah metode observasi dan telaah pustaka.&lt;br /&gt;Tujuan&lt;br /&gt;Melalui penulisan karya tulis ini tujuan yang ingin dicapai oleh penulis yaitu agar pembaca tahu mengenai dampak-dampak negatif dari situs jejaring sosial dalam bidang pendidikan, serta bagaimana cara untuk menanggulanginya.&lt;br /&gt;Manfaat&lt;br /&gt;Adapun manfaat dari penulisan karya tulis ini adalah agar pembaca tahu bahaya situs jejaring sosial, dapat mencegah serta menanggulangi dampak negatif dari situs jejaring sosial tersebut.&lt;br /&gt;GAGASAN&lt;br /&gt;Kondisi yang Relevan dengan Gagasan&lt;br /&gt;Jejaring sosial atau jaringan sosial adalah suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul (umumnya adalah individu atau organisasi) yang diikat dengan satu atau lebih tipe relasi spesifik seperti nilai, visi, ide, teman, keturunan, dan lain sebagainya. Jejaring sosial sebagai struktur sosial yang terdiri dari elemen-elemen individual atau organisasi. Jejaring ini menunjukan jalan dimana mereka berhubungan karena kesamaan sosialitas, mulai dari mereka yang dikenal sehari-hari sampai dengan keluarga. Istilah ini diperkenalkan oleh profesor J.A. Barnes di tahun 1954.&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini banyak dijumpai pemberitaan di media cetak dan elektronik yang memberitakan tentang penyalahgunaan situs jejaring sosial. Beberapa berita yang paling hangat adalah kasus seorang anak remaja laki-laki yang membawa kabur seorang anak remaja perempuan yang dikenal lewat situs jejaring sosial (facebook). Selain itu penyalahgunaan situs jejaring sosial (facebook) juga digunakan sebagai ajang prostitusi di kalangan remaja. Selain kedua hal tersebut, masih banyak lagi masalah-masalah yang ditimbulkan dari situs pertemanan sosial. Keadaan ini sungguh sangat ironis dengan tujuan utama situs jejaring sosial itu dibuat, yakni untuk memperluas hubungan sosial, untuk kebutuhan konsumen atau pemakai, menekankan pada sisi sosial atau eksternal, serta lebih diutamakan sisi emosionalnya (dalam Pengaruh Jejaring Sosial Dalam Masyarakat, SatriaKusumaIndustriesBlog.com).&lt;br /&gt;Dampak situs jejaring sosial mungkin lebih banyak dirasakan oleh kalangan remaja, karena sebagian besar pengguna jejaring sosial adalah dari kalangan remaja pada usia sekolah. Karena sangat mudah menjadi anggota dari situs jejaring sosial, maka tidak heran jika banyak orang baik sengaja ataupun hanya coba-coba mendaftarkan dirinya menjadi pengguna situs jejaring sosial tersebut. Tidak butuh waktu lama akan menjadi kebiasaan untuk mengakses dan membuka situs-situs jejaring sosial tersebut, dan berinteraksi secara pasif di dalamnya. Akibatnya pengguna dalam hal ini peserta didik (siswa) bisa lupa waktu karena terlalu asyik dengan kegiatannya di dunia maya tersebut.&lt;br /&gt;Yang paling menghawatirkan adalah bahwa pada era teknologi dan globalisasi seperti sekarang ini, telepon seluler yang dulunya hanya berfungsi sebagai alat penerima dan pemanggil jarak jauh, kini dapat digunakan untuk mengakses internet dan situs jejaring sosial. Jadi siswa tidak perlu lagi ke warnet untuk mengakses situs pertemanan, melainkan dapat mengaksesnya langsung di telepon seluler mereka. Hal ini semakin menambah banyak kasus penyalahgunaan situs jejaring sosial untuk hal yang tidak sesuai dengan aturan.&lt;br /&gt;Tidak hanya siswa, para mahasiswapun tidak luput dari dampak situs jejaring sosial ini. Sebuah penelitian terbaru dari Aryn Karpinski, peneliti dari Ohio State University, menunjukkan bahwa para mahasiswa pengguna aktif jejaring sosial seperti facebook ternyata mempunyai nilai yang lebih rendah daripada para mahasiswa yang tidak menggunakan situs jejaring sosial facebook. Dari 219 mahasiswa yang diriset oleh Karpinski, 148 mahasiswa pengguna situs facebook ternyata memiliki nilai yang lebih rendah daripada mahasiswa non pengguna. Menurut Karpinski, memang tidak ada korelasi secara langsung antara jejaring sosial seperti facebook yang menyebabkan nilai para mahasiswa atau pelajar menjadi jeblok. Namun diduga jejaring sosial telah menyebabkan waktu belajar para siswa atau mahasiswa tersita oleh keasyikan berselancar di situs jejaring sosial tersebut. Para pengguna jejaring sosial mengakui waktu belajar mereka memang telah tersita. Rata-rata para siswa pengguna jejaring sosial kehilangan waktu antara 1 – 5 jam sampai 11 – 15 jam waktu belajarnya per minggu untuk bermain jejaring sosial di internet. (dalam www.pengaruh facebook.com).&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil riset Yahoo di Indonesia yang bekerja sama dengan Taylor Nelson Sofres pada tahun 2009, pengguna terbesar internet adalah usia 15-19 tahun, sebesar 64 persen. Riset itu dilakukan melalui survei terhadap 2.000 responden. Sebanyak 53 persen dari kalangan remaja itu mengakses internet melalui warung internet (warnet), sementara sebanyak 19 persen mengakses via telepon seluler. Sebagai gambaran, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia pada 2009 menyebutkan, pengguna internet di Indonesia diperkirakan mencapai 25 juta. Pertumbuhannya setiap tahun rata-rata 25 persen. Riset Nielsen juga mengungkapkan, pengguna Facebook pada 2009 di Indonesia meningkat 700 persen dibanding pada tahun 2008. Sementara pada periode tahun yang sama, pengguna Twitter tahun 2009 meningkat 3.700 persen. Sebagian besar pengguna berusia 15-39 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa memang benar adanya pengguna situs jejaring sosial adalah dari kalangan remaja usia sekolah.&lt;br /&gt;Motivasi dan prestasi belajar siswa dapat menurun karena situs jejaring sosial. Buktinya pada penelitian yang dilakukan oleh Aryn Karpinski yang sudah ditulis di bagian atas. Prestasi belajar dalam hal ini nilai siwa menurun akibat terlalu sering membuka situs jejaring sosial di internet. Hal ini mungkin karena motivasi belajar siswa tersebut juga menjadi berkurang karena lebih mementingkan jejaring sosialnya daripada prestasi belajarnya sendiri. Motivasi sangat memegang pengaruh yang penting terhadap siswa, karena dengan motivasi siswa tersebut dapat menyadari betapa pentingnya belajar untuk kehidupan yang akan datang. Motivasi juga berpengaruh terhadap pencapaian cita-cita siswa yang mungkin telah tertanam sejak siswa itu memiliki cita-cita. Untuk itulah motivasi belajar siswa perlu dipertahankan dan jangan sampai motivasi tersebut menurun akibat dari penggunaan sius jejaring sosial yang semakin menghawatirkan.&lt;br /&gt;Solusi Penyelesaian Masalah&lt;br /&gt;Banyak masalah yang ditimbulkan jejaring sosial di kehidupan nyata, terlebih dampak nyatanya pada dunia pendidikan. Motivasi siswa kini menurun, prestasi belajarnyapun menurun, dan minat siswa untuk mengikuti pelajaran juga mulai mengalami penurunan. Kurangnya waktu belajar juga meruoakan implikasi dampak negatif dari situs jejaring sosial. Masalah-masalah tersebut dapat saja diatasi dengan jalan melarang siswa atau anak didik untuk tidak menjadi pengguna jejaring sosial. Tapi, apa hanya sampai di situkah pengawasan yang dilakukan?&lt;br /&gt;Setidaknya ada beberapa dampak negatif dari situs jejaring sosial:&lt;br /&gt;Membuat Seseorang Menjadi Penyendiri dan Susah Bergaul&lt;br /&gt;Situs jejaring sosial di internet membuat penggunanya memiliki dunia sendiri, sehingga tidak sedikit dari mereka tidak peduli dengan orang lain dan lingkungan di sekitarnya. Seseorang yang telah kecanduan situs jejaring sosial sering mengalami hal ini. Yang mengakibatkan dirinya tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya lagi.&lt;br /&gt;Kurangnya Sosialisasi dengan Lingkungan&lt;br /&gt;Hal ini cukup mengkhawatirkan bagi perkembangan kehidupan sosial peserta didik (siswa). Mereka yang seharusnya belajar sosialisai dengan lingkungan justru lebih banyak menghabiskan waktu untuk berselancar di dunia maya bersama teman teman di komunitas jejaring sosialnya, yang rata-rata membahas sesuatu yang tidak penting. Akibatnya kemampuan interaksi siswa menurun.&lt;br /&gt;Menghamburkan Uang&lt;br /&gt;Akses internet untuk membuka situs jejaring sosial jelas berpengaruh terhadap kondisi keuangan siswa (terlebih kalau akses dari warnet). Tidak jarang siswa menggunakan uang SPP mereka untuk pergi ke warnet sekedar untuk membuka situs jejaring sosial saja. Ini dapat dikategorikan sebagai pemborosan, karena menggunakan uang secara tidak produktif.&lt;br /&gt;Berkurangnya Waktu Belajar Siswa&lt;br /&gt;Hal ini sudah jelas, karena dengan mengakses internet dan membuka situs jejaring sosial siswa akan lupa waktu, sehingga yang dikerjakannya hanyalah itu-itu saja.&lt;br /&gt;Menurut pengamat sosial media dan teknologi informasi Nukman Luthfie, selain harus waspada, orang tua juga harus mempelajari secara mendalam media sosial ini demi masa depan anak-anak. Berdasar penelusurannya, ditemukan fakta bahwa dari 17,6 juta pemilik akun jejaring sosial facebook berasal dari Indonesia, dan 360.000 orang di antaranya berumur 13 tahun.&lt;br /&gt;“Bagi orang tua, saya sarankan untuk segera menghindarkan anak-anaknya yang belum berumur 13 tahun dari facebook atau jejaring sosial sejenis. Memang banyak games menarik di facebook yang bisa menggoda anak-anak. Namun tetap saja harus dihindari. Masih banyak games lain yang menarik dan bisa dimainkan tanpa harus jadi anggota facebook,” kata Nukman.&lt;br /&gt;Ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh orang tua sebagai langkah untuk menjaga anak-anak mereka dari dampak negatif situs jejaring sosial, di antaranya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;Pertama, berupaya belajar tentang internet serta situs jejaring sosial yang ada di internet tersebut. Hal ini perlu dilakukan agar setidaknya para orang tua mengetahui seperti apa teknologi sekarang ini,  dan bisa mengawasi anaknya pada saat berselancar di internet. Kedua, beritahukan tentang bahaya yang mengintai dalam penggunaan situs jejaring sosial. Hal ini akan membuat anak menjadi lebih berhati-hati dalam menggunakan jejaring sosial tersebut, dan mengerti batasan-batasannya. Ketiga, sebisanya dampingi anak saat berselancar di dunia maya, terlebih pada saat anak tersebut membuka situs jejaring sosial. Keempat, tidak memberikan telepon seluler yang dapat mengakses internet pada anak yang belum cukup umur.&lt;br /&gt;Langkah-langkah Strategis Pengimplementasian Gagasan&lt;br /&gt;Dalam perkembangannya di jaman sekarang ini, mengakses internet dan membuka situs jejaring sosial kini dapat dilakukan dengan telepon seluler. Hal ini cukup membuat dampak dari jejaring sosial sangat dirasakan dikalangan siswa. Masalahnya adalah banyak siswa yang mengakses situs jejaring sosial tersebut dari telepon seluler mereka pada saat proses pembelajaran berlangsung. Akibatnya para siswa tidak serius mengikuti pelajaran yang berlangsung, sehingga konsentrasi mereka hanya pada jejaring sosial yang mereka akses melalui telepon genggam. Melihat keadaan ini, lambat laun motivasi belajar mereka juga akan mengalami penurunan. Motivasi belajar sangat erat kaitannya dengan prestasi siswa. Jika motivasi atau keinginan siswa untuk belajar rendah maka yang terjadi adalah prestasi mereka juga akan mengalami penurunan. Hal inilah yang sangat menghawatirkan dalam dunia pendidikan.&lt;br /&gt;Dari paparan dampak situs jejaring sosial di atas, adapun langkah strategis yang dapat dilakukan untuk pengimplementasian gagasan yaitu sebagai berikut:&lt;br /&gt;Memberikan Pemahaman kepada Siswa Tentang Bahaya Situs Jejaring Sosial&lt;br /&gt;Langkah ini perlu dilakukan agar para siswa tahu bahaya dari penggunaan situs jejaring sosial, dan dapat menggunakannya secara lebih bijak. Selain itu langkah ini juga dapat menimbulkan rasa waspada kepada siswa sehingga dalam menggunakan situs jejaring sosial mereka lebih berhati-hati.&lt;br /&gt;Usahakan Untuk Tidak Memberikan Telepon Seluler yang Dapat Mengakses Internet (situs jejaring sosial)&lt;br /&gt;Kecanggihan alat komunikasi sekarang ini telah memungkinkan telepon seluler untuk mengakses internet. Bahkan beberapa merek telepon seluler ternama berlomba-lomba mengeluarkan produk yang memiliki kecanggihan dan kemampuan akses internet, yang memungkinkan penggunanya mengakses situs jejaring sosial dengan sangat mudah. Hal ini dapat menyebabkan siswa kecanduan mengakses situs jejaring sosial dengan telepon seluler mereka. Maka dari itu sebagai orang tua, usahakanlah untuk tidak memberikan telepon seluler kepada anak usia dini, karena kebanyakan anak usia dini belum dapat memanfaatkan internet dengan baik, maka akan berakibat pada prestasi mereka disekolah karena terlalu sering mengakses internet atau jejaring sosial. Karena tujuan utama telepon seluler adalah untuk alat komunikasi saja.&lt;br /&gt;Mengawasi Siswa dalam Berinternet atau Berjejaring Sosial&lt;br /&gt;Pengawasan terhadap pergaulan siswa dalam jejaring sosial dunia maya sangat diperlukan, karena jika siswa tidak diawasi mereka akan dengan mudah mengakses situs jejaring sosial tersebut dan menggunakannya kea rah yang tidak baik. Pergaulan mereka akan mudah melawan perkataan orang tua, dan usaha kita untuk menyelamatkan anak untuk tidak menggunakan akses internet secara berlebihan akan sia-sia dan tidak mendapatkan hasil yang maksimal. Pergaulan anak yang bebas dan pengaruh dari teman-teman juga dapat memudahkan anak untuk mengakses situs jejaring sosial dengan mudah. Maka dari itu mereka perlu diawasi untuk tidak mengakses internet dengan bebas.&lt;br /&gt;Dengan mengimplementasikan gagasan di atas, diharapkan berbagai dampak negatif yang ditimbulkan oleh situs jejaring sosial dapat ditanggulangi, baik sebelum terjadi atau sesudah dampak itu terjadi. Namun untuk lebih meminimalkan dampak negatif yang dihasilkan dari situs jejaring sosial, alangkah lebih baiknya jika kita menggunakan internet dan jejaring sosial dengan bijak.&lt;br /&gt;KESIMPULAN&lt;br /&gt;Gagasan yang Diajukan&lt;br /&gt;Adapun gagasan yang dapat kami ajukan adalah, sebagai seorang siswa yang mempunyai nalar dan pikiran kritis terhadap persoalan yang ada, alangkah lebih baik jika menggunakan situs jejaring sosial dengan lebih bijaksana dan sesuai dengan aturan, agar dampak negatif yang ditimbulkan menjadi lebih berkurang. Sehingga motivasi belajar siswa tetap terjaga dan prestasi belajar mereka dapat ditingkatkan lagi, sesuai dengan tugas dan tanggung jawab mereka sebagai peserta didik.&lt;br /&gt;Teknik Implementasi yang Dilakukan&lt;br /&gt;Mengenai teknik implementasi, kami mencoba untuk memberikan pengarahan kepada siswa tentang dampak dan akibat negatif dari situs jejaring sosial tersebut, agar siswa dapat lebih memahami penggunaan situs jejaring sosial dan menggunakannya dengan baik. Selain itu siswa juga perlu diberi kesadaran akan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang pelajar untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajarnya.&lt;br /&gt;Manfaat dan Dampak&lt;br /&gt;Manfaat dari karya tulis ini yaitu memberikan solusi mengenai dampak negatif dari situs jejaring sosial terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa. Agar nantinya dampak tersebut dapat diminimalisir adanya. Adapun dampak dari karya gagasan ini yaitu memberikan porsi solusi dan pemecahan masalah yang beragam terhadap dampak negatif jejaring sosial terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa, sehingga prestasi siswa dapat meningkat.&lt;br /&gt;DAFTAR RUJUKAN&lt;br /&gt;http://anugerawan.blogspot.com/2009/12/dampak-negatif-dan-positif-jaringan.html. Diakses pada Minggu, 21 Pebruari 2010.&lt;br /&gt;http://merdeka-panthom.blogspot.com/10 dampak negatif facebook bagi pelajar dan remaja. Diakses pada Senin, 22 Pebruari 2010.&lt;br /&gt;http://rayandimas.blogspot.com/2010/02/dampak-dari-jejaringan-sosial.html. Diakses pada Minggu, 21 Pebruari 2010.&lt;br /&gt;http://www.kompas.com/Berjejaring Sosial Itu Butuh Kedewasaan. Di akses pada Senin, 22 Pebruari 2010.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1545145874692885508-4899145632073162170?l=mrdanu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mrdanu.blogspot.com/feeds/4899145632073162170/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1545145874692885508&amp;postID=4899145632073162170' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/4899145632073162170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/4899145632073162170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mrdanu.blogspot.com/2011/04/dampak-negatif-situs-jejaring-sosial.html' title='DAMPAK NEGATIF SITUS JEJARING SOSIAL'/><author><name>mardanu susilo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00982056863308896528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1545145874692885508.post-5435677437981557785</id><published>2009-10-15T01:49:00.000-07:00</published><updated>2011-04-28T01:12:08.826-07:00</updated><title type='text'>Terima kasih (matur nuwun)</title><content type='html'>Syukur Alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Allah SWT dan kita sanjungkan Sholawat kepada Nabi Besar Muhammad SAW, yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan Perkuliahan D3 TKJ/Teknisi Jardiknas/Teknisi Dapodik (kuliah beasiswa dari BPKLN/Pustekom Depdiknas).&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program perkuliahan  ini merupakan suatu anugrah yang kami peroleh dari proses kuliah sampai ujian, merupakan pembentukan karakter dan penambahan wawasan baik yang berkaitan dengan mata kuliah yang telah diajarkan maupun informasi terbaru tentang dunia teknologi informasi, kami juga bersyukur dapat ditempatkan magang pada instansi yang sangat mendukung perkuliahan dan menambah pengalaman yang sangat bermanfaat.&lt;br /&gt;Selamat Proses Pendaftaran hingga kelulusan yang diperoleh Mahasiswa STMIK Widya Pratama Pekalongan, hingga memperoleh Gelar Ahli Madya Komputer pada Program Diploma Tiga (DIII) Program Studi Manajemen Informatika tidaklah lepas dari segala dukungan baik yang bersifat spiritual maupun materiil dan berbagai pihak semenjak awal sampai penyelesaian Tugas Akhir ini. Oleh karena itu, penyusun menyampaikan ucapan terima kasih kepada:&lt;br /&gt;1. Allah SWT  yang selalu melimpahkan rahmat, hidayah, anugerah dan berbagai macam kenikamatan;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;2. Kedua Orang tua dan keluarga yang selalu mendo’akan dan mendukung segala kegiatan yang positif;&lt;br /&gt;3. Departemen Pendidikan Nasional yang telah memberikan beasiswa kepada kami;&lt;br /&gt;4. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Batang yang telah memfasilitasi;&lt;br /&gt;5. Bapak Drs. Kardiyono, selaku Ketua ICT Center Kabupaten Batang yang telah membantu memberikan bimbingan, fasilitas, dan segala usahanya.&lt;br /&gt;6. Bapak Agus Wahyudi, M.Kom (alm) yang telah menerima kami kuliah di STMIK Widya Pratama Pekalongan dengan segala perjuangannya.&lt;br /&gt;7. Bapak Eddy Priyadi, SE. selaku penanggung jawab mahasiswa D3 TKJ di STMIK Widya Pratama Pekalongan&lt;br /&gt;8. Ibu Retnowati, S.Si, M.Sc., selaku Ketua STMIK Widya Pratama Pekalongan&lt;br /&gt;9. Seluruh dosen dan staf STMIK Widya Pratama Pekalongan&lt;br /&gt;10. Bapak Didik Herlisetiyadi S.Kom., selaku Administrator ICT Center Kabupaten Batang&lt;br /&gt;11. Seluruh Tim ICT Center Kabupaten Batang&lt;br /&gt;12. Bapak Drs. Sugito, selaku Kepala SMK Negeri 1 Batang dan Kepala SMK Negeri 1 Kandeman&lt;br /&gt;13. Seluruh Guru dan Staf SMK Negeri 1 Batang&lt;br /&gt;14. Seluruh Guru dan Staf SMK Negeri 1 Kandeman&lt;br /&gt;15. Ibu Prastuti Sulistyorini, S.T, M.Kom., selaku Pembimbing I  Tugas Akhir kami&lt;br /&gt;16. Bapak Arochman, S.Kom., selaku Pembimbing II TA&lt;br /&gt;17. Mahasiswa D3 TKJ dan mahasiswa reguler STMIK Widya Pratama Pekalongan&lt;br /&gt;18. Para Asisten Lab. STMIK Widya Pratama Pekalongan.&lt;br /&gt;19. Semua pihak yang membantu dalam proses perkuliahan kami.&lt;br /&gt;kami menyadari bahwa tidak dapat memberikan suatu imbalan ataupun yang bersifat materi, insya Allah dengan do’a segala amal  dan bantuannya akan mendapatkan pahala dan balasan yang berlimpah lebih baik dari Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Batang,     Oktober  2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1545145874692885508-5435677437981557785?l=mrdanu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mrdanu.blogspot.com/feeds/5435677437981557785/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1545145874692885508&amp;postID=5435677437981557785' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/5435677437981557785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/5435677437981557785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mrdanu.blogspot.com/2009/10/terima-kasih-matur-nuwun.html' title='Terima kasih (matur nuwun)'/><author><name>mardanu susilo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00982056863308896528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1545145874692885508.post-3094119633405412485</id><published>2009-09-10T21:11:00.000-07:00</published><updated>2011-04-27T18:52:51.158-07:00</updated><title type='text'>Yudisium STMIK WP Pekalongan</title><content type='html'>Pengumuman Yudisium STMIK Widya Pratama Pekalongan pada :&lt;br /&gt;Hari/tanggal : Kamis/10 September 2009&lt;br /&gt;Pukul : 13.30 s.d. 15.00 WIB&lt;br /&gt;Tempat : Ruang A1-3&lt;br /&gt;Acara : Yudisium semester Genap 2008/2009&lt;br /&gt;Pakaian calon wisudawan : Atas : Putih + Jas Almamater, Bawah : Hitam.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengarahan dari Ibu Retnowati, M.Sc. selaku Ketua STMIK Widya Pratama Pekalongan :&lt;br /&gt;Bahwa proses kuliah sampai ujian, merupakan pembentukan karakter dan penambahan wawasan baik yang berkaitan dengan mata kuliah yang telah diajarkan maupun informasi terbaru tentang dunia teknologi informasi.&lt;br /&gt;Pertumbuhan wawasan ilmu pengetahuan dan ketrampilan dibidang Teknologi Informatika dan Komputer berkembang sangat pesat mengikuti perkembangan jaman yang semakin maju dan beragam harus dikuasai oleh competitor (calon wisudawan STMIK Widya Pratama Pekalongan), selain dari kemampuan intelektual yang juga harus dimiliki oleh wisudawan adalah attitude yang meliputi sikap, kesopanan, kemauan, bekerja sama, keberanian, rasa percaya diri, serta penerapan etika profesi. Diharapkan para wisudawan tidak hanya mencari kerja tapi juga dapat memilih opsi objektif berwirausaha.&lt;br /&gt;Menjadi wirausaha selain dapat memimpin (memanajemen) dirinya sendiri juga dapat menjadi pemimpin (membuka peluang kerja) bagi orang lain yang tentunya lebih dapat berguna bagi dirinya pada khususnya dan bermanfaat bagi masyarakat pada umumnya.&lt;br /&gt;Informasi Syarat Wisuda :&lt;br /&gt;1. Lulus Yudisium;&lt;br /&gt;2. Mengisi formulir Pendaftaran wisuda di Bag. Pendaftaran;&lt;br /&gt;3. Mengambil slip pembayaran wisuda di BAU;&lt;br /&gt;4. Membayar biaya wisuda sebesar Rp. 675.000 di Bank Mandiri, tanggal 11 s.d 16 &lt;br /&gt;  September 2009;&lt;br /&gt;5. Menyerahkan Hard Copy dan CD Hasil TA atau Skripsi;&lt;br /&gt;6. Bebas Administrasi keuangan dan peminjaman perpustakaan;&lt;br /&gt;7. Menyerahkan Foto hitam putih pakai pakaian resmi mahasiswa (almamater) foto 4 x 6&lt;br /&gt;  sebanyak 7 lembar pada saat pendaftaran ke BAAK plus foto kopi KTP;&lt;br /&gt;8. Tanda tangan Ijasah dan transkip tanggal 30 September 2009;&lt;br /&gt;9. Mengikuti Workshop tentang Dunia Kerja tanggal 5 Oktober 2009 di Kampus STMIK&lt;br /&gt;  Widya Pratama Pekalongan;&lt;br /&gt;10. Gladi bersih wisuda tgl 13 Okt 2009 Jam 12.30 di Atrium Pekalongan (Pakaian&lt;br /&gt;   bebas rapi, bersepatu);&lt;br /&gt;11. Wisuda tanggal 14 Oktober 2009 di Atrium Convention Hall (sebelah Pasar raya&lt;br /&gt;   Sri Ratu Pekalongan);&lt;br /&gt;12. Pengumuman lebih lanjut dapat dilihat di http://site.stmik-wp.ac.id/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1545145874692885508-3094119633405412485?l=mrdanu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mrdanu.blogspot.com/feeds/3094119633405412485/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1545145874692885508&amp;postID=3094119633405412485' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/3094119633405412485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/3094119633405412485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mrdanu.blogspot.com/2009/09/yudisium-stmik-wp-pekalongan.html' title='Yudisium STMIK WP Pekalongan'/><author><name>mardanu susilo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00982056863308896528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1545145874692885508.post-5443619621095670639</id><published>2008-06-05T20:36:00.001-07:00</published><updated>2008-11-12T23:53:42.900-08:00</updated><title type='text'>D A P O D I K</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;Data Pokok Pendidikan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:24;"&gt;( D A P O D I K )&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size:24;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_2eydtf1EgtA/SEi0xmyPCNI/AAAAAAAAAB4/hR1RKu_J6zI/s1600-h/Dapodik.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 556px; height: 183px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_2eydtf1EgtA/SEi0xmyPCNI/AAAAAAAAAB4/hR1RKu_J6zI/s320/Dapodik.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5208611733371816146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt; line-height: 130%;"&gt;Membangun Pusat Database Dapodik di Depdiknas Pusat dengan memberi kode yang UNIK – TUNGGAL – ABADI yang dapat diakses secara Online melalui Jardiknas sebagai pusat refrensi data-data pendidikan secara nasional.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 130%;"&gt;Dapodik meliputi :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 130%;"&gt;1. Data Sekolah ( NPSN )&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 130%;"&gt;2. Data Guru &amp;amp; Tenaga Kependidikan (NIGN &amp;amp; NUPTK)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 130%;"&gt;3. Data Siswa ( NISN )&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoTableGrid" style="border: medium none ; margin-left: 24.4pt; border-collapse: collapse;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0cm 5.4pt; width: 229.35pt;" valign="top" width="306"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 130%;" align="center"&gt;Manfaat   Dapodik&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 229.35pt;" valign="top" width="306"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 130%;" align="center"&gt;Kebutuhan   Dapodik&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 229.35pt;" valign="top" width="306"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Sebagai alat Validasi BOS&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Sebagai alat Validasi Bantuan Rehab Sekolah&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Sebagai alat Validasi Ujian Sekolah&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Sebagai alat Validasi Beasiswa Depdiknas&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Sebagai alat Validasi Ijazah Kelulusan&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Sebagai alat Validasi Sertifikasi Guru&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 229.35pt;" valign="top" width="306"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 13.65pt; text-indent: -13.65pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Perlu verikasi ulang data-data sekolah, siswa dan   guru dari setiap Dinas Pendidikan Kab/Kota.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 13.65pt; text-indent: -13.65pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 13.65pt; text-indent: -13.65pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Update kelengkapan data dari sekolah, siswa dan guru.&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 13.65pt; text-indent: -13.65pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 13.65pt; text-indent: -13.65pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Integrasi dapodik (sekolah, guru dan siswa) dengan   aplikasi sistem dari Unit lain, seperti : Padati Web, Manajemen BOS, PMPTK,   d&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                                                           &lt;b style=""&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;a href="http://www.dapodik.diknas.go.id/"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;www.dapodik.diknas.go.id&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 130%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Standar Kodefikasi Dapodik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Format kode NPSN =&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;X-YY-ZZZZZ (8 Digit)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;–&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;X &lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;= Kode Pengelompokan Wilayah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;–&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;YY&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;= Kode Kelompok (Group Number)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;–&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;ZZZZZ &lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;= Nomor Seri (Serial Number)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 130%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Format kode NIGN (9 Digit)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;–&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Bagi Guru Pegawai Negeri nomor NIG = NIP&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;–&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Bagi Guru non-Pegawai Negeri, sbb:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;–&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Format kode NIG =&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;XX – YYY – ZZZZ &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;–&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;XX &lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;= Kode Departemen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;–&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;YYY &lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;= Nomor Kelompok&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;–&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;ZZZZ&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;= Nomor Serial&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 130%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;•&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Format kode NISN =&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;XXX - YYY – ZZZZ &lt;/span&gt;(&lt;span style=""&gt;10&lt;/span&gt; Digit)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;–&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;XXX &lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;= Tahun Kelahiran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;–&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;YYY &lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;= Nomor Kelompok (Group Number)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;–&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;ZZZZ &lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;= Nomor Seri (Serial Number)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 130%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;Nomor Pokok Sekolah Nasional&lt;br /&gt;( NPSN )&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional) adalah kode pengenal sekolah yang bersifat unik dan membedakan satu sekolah dengan sekolah lainnya. Penerapan kode pengenal sekolah selama ini masih belum ada standar yang &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;baku&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. Aturan penyusunan kode pengenal sekolah antar satu propinsi bisa berbeda dengan propinsi lain. Dengan mekanisme pemberian kode pengenal sekolah yang tidak &lt;st1:city st="on"&gt;baku&lt;/st1:city&gt; secara nasional, maka rentan terjadinya data sekolah ganda yang pada akhirnya tidak mampu menjadi pembeda utama bagi sekolah-sekolah di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Akibat dari tidak adanya standarisasi ini, muncul kesulitan dalam proses manajemen pengeolaan data sekolah dalam skala nasional. Karena itu dirasa sangat penting untuk melakukan standarisasi kodifikasi yang diterapkan di seluruh sekolah di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Dengan standarisasi ini, NPSN akan benar-benar bersifat unik dan menjadi pembeda utama antar satu sekolah dengan sekolah lainnya di seluruh &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://www.npsn.jardiknas./"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;www.npsn.jardiknas.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;u&gt;org&lt;/u&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 130%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 130%;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 130%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;Nomor Induk Guru Nasional&lt;br /&gt;( N I G N )&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;NIGN adalah kode pengenal guru yang bersifat unik dan membedakan satu guru dengan guru lainnya. Penerapan kode pengenal guru selama ini khususnya non-pegawai negeri masih belum ada standar yang &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;baku&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;, kecuali untuk guru-guru yang berstatus pegawai negeri telah mendapatkan kode Nomor Induk Pegawai yang bersifat unik dan nasional. Aturan penyusunan kode pengenal guru non-pegawai negeri antar satu sekolah bisa berbeda dengan sekolah lain. Dengan mekanisme pemberian kode pengenal guru non-pegawai negeri yang tidak &lt;st1:city st="on"&gt;baku&lt;/st1:city&gt; secara nasional, maka rentan terjadinya data guru ganda yang pada akhirnya sulit untuk mendata secara akurat guru-guru non-pegawai negeri di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Akibat dari tidak adanya standarisasi ini, muncul kesulitan dalam proses manajemen pengelolaan data guru dalam skala nasional. Karena itu dirasa sangat penting untuk melakukan standarisasi kodifikasi yang diterapkan kepada seluruh guru di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. Dengan standarisasi ini, NUPTK akan benar-benar bersifat unik dan menjadi pembeda utama antar satu guru dengan guru lainnya di seluruh &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;a href="http://www.nuptk.info/"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;www.nuptk.info&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; line-height: 130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 130%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;Nomor Induk Siswa Nasional&lt;br /&gt;( N I S N )&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 130%;"&gt;NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) adalah kode pengenal siswa yang bersifat unik dan membedakan satu siswa dengan siswa lainnya. Penerapan kode pengenal siswa selama ini masih belum ada standar yang &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;baku&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;. Aturan penyusunan kode pengenal siswa antar satu sekolah bisa berbeda dengan sekolah lain. Dengan mekanisme pemberian kode pengenal siswa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang tidak &lt;st1:city st="on"&gt;baku&lt;/st1:city&gt; secara nasional, maka rentan terjadinya data siswa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;ganda yang pada akhirnya sulit untuk mendata secara akurat data siswa-siswa di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 130%;"&gt;Akibat dari tidak adanya standarisasi ini, muncul kesulitan dalam proses manajemen pengelolaan data siswa&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam skala nasional. Karena itu dirasa sangat penting untuk melakukan standarisasi kodifikasi yang diterapkan kepada seluruh siswa di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;. Dengan standarisasi ini, NISN akan benar-benar bersifat unik dan menjadi pembeda utama antar satu siswa dengan siswa lainnya di seluruh &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 130%;"&gt;Pertimbangan format kodifikasi:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;NISN terdiri dari seluruhnya angka dengan jumlah digit seminimal mungkin agar mudah dihafal atau dituliskan untuk keperluan administrasi sekolah, misal ujian nasional atau pendaftaran sekolah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;NISN tidak tergantung pada informasi atau data eksternal yang bisa berubah atau berganti sehingga format ini menjamin akan tetap dalam jangka waktu panjang. Sudah menjadi rahasia umum bahwa standarisasi yang berlaku di &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; masih sangat mungkin untuk berubah. Karena itu, satu-satunya informasi eksternal yang masuk dalam format NISN adalah tahun kelahiran siswa karena informasi ini (pasti) tetap dan tidak bergantung pada informasi di luar siswa itu sendiri.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Pemilihan tahun kelahiran siswa adalah salah satu cara untuk mengefisienkan jumlah digit dalam NISN. Dengan asumsi pertumbuhan penduduk sebesar 1,49% maka hanya dibutuhkan 7 digit (maksimal 9.999.999) setelah informasi tahun kelahiran. Kemungkinan berkembang lebih dari 7 digit adalah sangat kecil karena pertumbuhan penduduk (di Indonesia) cenderung menurun dari tahun ke tahun.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Jumlah digit urutan kode 4 digit terakhir bisa berubah (menjadi lebih atau kurang dari 4 digit), walaupun kemungkinan untuk itu sangat kecil.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 130%;"&gt;Kelebihan format kodifikasi:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Dengan kode yang isinya sangat umum dan bersifat nasional, NISN bisa digunakan siswa selama dia bersekolah, di jenjang apa pun, di kota/kabupaten mana pun, mulai TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, bahkan hingga perguruan tinggi. Bahkan, NISN bisa juga dimanfaatkan untuk kepentingan instansi lain di luar Dinas Pendidikan Nasional.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Karena karakter yang digunakan seluruhnya berupa angka dan jumlahnya yang relatif sedikit, proses administrasi sekolah bisa menggunakan NISN dengan mudah. Misalnya dalam pengisian lembar jawaban komputer, pengajuan data BOS, nomor peserta Ujian Nasional, dll.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Adanya pengelompokan memungkinkan adanya kode-kode khusus untuk keperluan khusus tanpa mengubah struktur dasar dari format NISN. Misalnya untuk kode "999" untuk siswa yang masuk SD di luar negeri atau kode-kode khusus lainnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 130%;"&gt;Konsekuensi format kodifikasi:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 130%;"&gt;Karena proposal format NISN ini cenderung bersifat kode identitas tanpa makna (kecuali tahun kelahiran siswa) maka jumlah karakter yang dibutuhkan relatif sedikit. Namun demikian, format ini mempunyai konsekuensi di satu sisi, antara lain:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Untuk mengetahui informasi lebih rinci tentang siswa (pemilik NISN) dibutuhkan sebuah sistem penyedia informasi yang bersifat publik, mudah diakses, dan selalu up-to-date.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt; line-height: 130%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Pemberian NISN pada siswa tidak bisa dilakukan secara manual, melainkan harus disediakan oleh sebuah sistem manajemen yang terpadu dan terintegrasi secara nasional untuk menghindari kesalahan pemberian NISN.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 130%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 130%;"&gt;Melihat 2 konsekuensi utama di atas, maka solusi paling tepat untuk mengatasinya adalah dengan membangun sebuah Sistem Informasi Manajemen NISN Departemen Pendidikan Nasional yang terpadu dan tersedia secara luas dengan memanfaatkan teknologi informasi, khususnya internet atau intranet. Sistem inilah yang akan bertugas sebagai penyedia informasi NISN lebih rinci sekaligus sebagai entry-point yang menjaga validitas NISN yang akan diberikan pada siswa. Walaupun demikian, sistem ini harus mampu menjaga kerahasiaan data siswa dan memastikan data siswa hanya bisa diakses oleh pihak-pihak yang memang berwenang dan berhak untuk mengetahuinya. Misal, guru di sekolah X hanya bisa melihat data siswa di sekolah X, dinas pendidikan kota/kabupaten hanya bisa melihat data siswa yang ada di kota/kabupatennya masing-masing, demikian seterusnya. Solusi ini sejalan dengan program kerja Depdiknas yang akan membangun Jardiknas (Jaringan Pendidikan Nasional) yang akan menjangkau ke seluruh kota/kabupaten dan sekolah di Indonesia.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;a href="http://www.nisn.jardiknas.org/"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;www.nisn.jardiknas.org&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2eydtf1EgtA/SEi1-60l9oI/AAAAAAAAACA/snJ1OLKVFWQ/s1600-h/NISN.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 535px; height: 293px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2eydtf1EgtA/SEi1-60l9oI/AAAAAAAAACA/snJ1OLKVFWQ/s320/NISN.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5208613061600343682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1545145874692885508-5443619621095670639?l=mrdanu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mrdanu.blogspot.com/feeds/5443619621095670639/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1545145874692885508&amp;postID=5443619621095670639' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/5443619621095670639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/5443619621095670639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mrdanu.blogspot.com/2008/06/d-p-o-d-i-k.html' title='D A P O D I K'/><author><name>mardanu susilo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00982056863308896528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_2eydtf1EgtA/SEi0xmyPCNI/AAAAAAAAAB4/hR1RKu_J6zI/s72-c/Dapodik.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1545145874692885508.post-3125026339632566962</id><published>2008-03-05T20:12:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T23:53:43.283-08:00</updated><title type='text'>Jardiknas</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2eydtf1EgtA/R89wOxDAjBI/AAAAAAAAABc/TThxaJwajXM/s1600-h/jardiknas.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 414px; height: 248px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2eydtf1EgtA/R89wOxDAjBI/AAAAAAAAABc/TThxaJwajXM/s320/jardiknas.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5174477895858424850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;!--[if supportFields]&gt;&lt;span style="'mso-element:field-begin;mso-field-lock:yes'"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="'mso-spacerun:yes'"&gt; &lt;/span&gt;SHAPE&lt;span style="'mso-spacerun:yes'"&gt;  &lt;/span&gt;\* MERGEFORMAT &lt;span style="'mso-element:field-separator'"&gt;&lt;/span&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ADMINI~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.jpg" title="Jardiknas" croptop="8821f" cropbottom="7849f"&gt;  &lt;v:shadow opacity=".5" offset="6pt,6pt"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="position: relative; z-index: 1;"&gt;&lt;span style="position: absolute; left: 96px; top: -12px; width: 324px; height: 192px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75" style="'width:279pt;height:162pt'"&gt;  &lt;v:imagedata croptop="-65520f" cropbottom="65520f"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if supportFields]&gt;&lt;span style="'mso-element:field-end'"&gt;&lt;/span&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam beberapa tahun terakhir ini mengalami kemajuan yang sangat pesat, Pesatnya perkembangan ini harus diikuti dengan kemampuan Sumberdaya manusia yang memiliki kemampuan merancang, mengoperasikan, memelihara dan memperbaiki sistem Komputer dan Jaringan.&lt;br /&gt;Kondisi saat ini, pada umumnya program pendidikan atau pelatihan dilakukan secara tatap muka, dimana siswa berkumpul mengadakan interaksi proses belajar mengajar, pendidikan atau pelatihan. Namun demikian terkadang muncul kendala-kendala yang tidak memungkinkan program pendidikan tatap muka dilaksanakan dengan baik. Salah satu kendala utama dalam melaksanakannya adalah lokasi geografis peserta didik yang tersebar dan tidak berada dalam wilayah yang sama dengan pendidikan atau guru. Kendala lokasi ini mengakibatkan timbulnya ketidakefisienan bila seseorang ingin mengikuti pendidikan atau pelatihan di lokasi geografis yang jauh. Ketidakefisienan timbul antara lain adalah dalam hal waktu, biaya, narasumber dan tenaga yang harus disediakan untuk mencapai lokasi pendidikan atau pelatihan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;Langkah strategis yang bisa dilakukan untuk mengatasi permasalahan kesulitan geografis tersebut, adalah dengan memanfaatkan Teknologi tersebut sebagai &lt;em&gt;tools&lt;/em&gt; dalam proses pembelajaran dan &lt;em&gt;tool&lt;/em&gt; manajemen pendidikan, maka penggunaan sistem dengan teknologi Informasi, komunikasi dan teknologi komputer serta &lt;em&gt;multimedia&lt;/em&gt; adalah mutlak diterapkan pada dunia pendidikan. Belajar jarak jarak jauh baik secara &lt;em&gt;on-line&lt;/em&gt; maupun &lt;em&gt;off-line&lt;/em&gt; merupakan upaya yang harus dilakukan pada bidang pendidikan yang didukung oleh kedua teknologi di atas yaitu teknologi komunikasi komputer dan teknologi &lt;em&gt;multimedia&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Departemen Pendidikan Nasional mulai tahun 1999, telah mengawali pengembangan dan penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi ini melalui Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, yaitu dengan program Jarnet (Jaringan internet). Program ini adalah program penyediaan infrastruktur Teknologi Internet di SMK tertentu yang memenuhi persyaratan Program berikutnya adalah JIS (Jaringan Informasi Sekolah), yang menekankan peningkatan kualitas SDM dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi bagi Sekolah menengah di Kabupaten/&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; . Tahap ketiga yang dilakukan adalah menghubungkan seluruh Sekolah menengah yang ada di dalam Kabupaten/Kota menggunakan Teknologi WAN (Wide Area Network), program ini disebut dengan WAN &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Tahap akhir yang dilaksanakan adalah mengembangkan centra-centra teknologi Informasi dan Komunikasi di Tiap Kabupaten/&lt;st1:city st="on"&gt;Kota&lt;/st1:city&gt; dalam bentuk &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;ICT&lt;/st1:placename&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;Center&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2eydtf1EgtA/R89yRxDAjCI/AAAAAAAAABk/_v33t39kMB8/s1600-h/skema_jardiknas.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2eydtf1EgtA/R89yRxDAjCI/AAAAAAAAABk/_v33t39kMB8/s320/skema_jardiknas.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5174480146421287970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berbekal pengalaman dan perkembangan yang terjadi, maka Departemen Pendidikan Nasional juga pada tahun 2006 sudah melakukan investasi pembangunan Jaringan Pendidikan Nasional yang disebut Jardiknas, yang menghubungkan 441 Dinas Pendidikan Kabupaten Kota, 441 ICT Center yang tersebar di Kabupaten Kota, 3374 Client ICT center, dan 33 Dinas Pendidikan Propinsi, 12 PPPG, 31 LPMP dan 5 BPPLSP, ke Pusat (Depdiknas), dengan harapan semua data dan informasi yang menyangkut Pendidikan dapat diakses dengan cepat dan akurat. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;       Jaringan ini membutuhkan SDM yang tangguh untuk menjaga, memperbaiki, dan merawat sehingga dibentuklah program TEKNISI JARDIKNAS yang salah satu tujuannya adalah menjaga dan memperbaiki dan merawat jejaring pendidikan nasional (Jardiknas). &lt;a href="http://teknisi.jardiknas.org/"&gt;http://teknisi.jardiknas.org/&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2eydtf1EgtA/R89z1RDAjDI/AAAAAAAAABs/WWDqLexzf_w/s1600-h/jardiknas_2.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 441px; height: 130px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2eydtf1EgtA/R89z1RDAjDI/AAAAAAAAABs/WWDqLexzf_w/s320/jardiknas_2.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5174481855818271794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1027" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;left:0;text-align:left;margin-left:0;margin-top:-28.95pt;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ADMINI~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image006.png" title=""&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;span style="position: relative; z-index: -1;"&gt;&lt;span style="position: absolute; left: 0px; top: -39px; width: 576px; height: 159px;"&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ADMINI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image007.jpg" shapes="_x0000_s1027" height="159" width="576" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;"&gt;Program Teknisi Jardiknas adalah program yang dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi SDM yang bertugas merawat, memperbaiki dan menjaga jejaring Pendidikan Nasional. Jardiknas adalah suatu jaringan berbasis luas (Wide Area Network) yang menghubungkan Kantor Dinas Pendidikan/Institusi, Perguruan Tinggi, maupun Sekolah dalam lingkup wilayah Republik Indonesia.   &lt;span style="color:blue;"&gt;http://www.jardiknasjateng.org/blog/&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 200%;"&gt;Tujuan diselenggarakan Program Teknisi Jardiknas adalah : &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;menyiapkan SDM dalam bidang Teknik Komputer dan Jaringan yang diperuntukkan untuk menjaga, merawat dan memperbaiki Jejaring Pendidikan Nasional&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;meningkatkan SDM dalam bidang teknologi informasi di &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; dan kabupaten yang akan menjaga data pokok pendidikan &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt; line-height: 200%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;meningkatkan APK (Angka Partisipasi Kasar) perguruan tinggi sesuai dengan renstra Depdiknas 2005 – 2009.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan potensi sumber daya daerah serta untuk memperbaiki, menjaga dan merawat Jejaring Pendidikan Nasional melalui SDM yang memiliki pemahaman kebangsaan secara komprehensif, integritas dan kredibilitas tinggi, berkepribadian unggul, moderat, serta peduli terhadap kehidupan bangsa dan negara juga memiliki kompetensi yang unggul dalam bidang teknik komputer dan jaringan, Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri, Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia, bermaksud mengirim tenaga teknisi jardiknas pada institusi yang terhubung dengan jardiknas untuk mengikuti program Diploma/Training Teknisi Jardiknas di Universitas/Politeknik (STMIK Widya Pratama Pekalongan).&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;(&lt;a href="http://www.smk1batang.net/"&gt;www.smk1batang.net&lt;/a&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span  lang="IN" style="color:blue;"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                                                            &lt;/span&gt;mrdanu.blogspot.com&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1545145874692885508-3125026339632566962?l=mrdanu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mrdanu.blogspot.com/feeds/3125026339632566962/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1545145874692885508&amp;postID=3125026339632566962' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/3125026339632566962'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/3125026339632566962'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mrdanu.blogspot.com/2008/03/jardiknas.html' title='Jardiknas'/><author><name>mardanu susilo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00982056863308896528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_2eydtf1EgtA/R89wOxDAjBI/AAAAAAAAABc/TThxaJwajXM/s72-c/jardiknas.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1545145874692885508.post-4749923673081196182</id><published>2007-12-23T23:27:00.000-08:00</published><updated>2011-03-14T21:38:23.267-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='marque'/><title type='text'>Data Mardanu Susilo</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;PROFIL&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Nama &lt;span style=""&gt;                          &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Mardanu Susilo&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;NIK &lt;span style=""&gt;                            &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;11.1101.100387.0006&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Jenis Kelamin&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Laki-laki&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Tempat/Tgl Lahir &lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Batang, 10 Maret 1987&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Agama &lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Islam&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Golongan Darah&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;A&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Email&lt;span style=""&gt;                            &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:mardanususilo@yahoo.com"&gt;mardanususilo@yahoo.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Web/Blog&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.mrdanu.blogspot.com/"&gt;www.mrdanu.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Alamat&lt;span style=""&gt;                         &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jl. Gajah Mada Gg. Cokro No. 46 Bangunsari Timur&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                                    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;RT 05 RW V Proyonanggan Tengah Batang 51211&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                                    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Jawa Tengah &lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style=""&gt;                                    &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.batangkab.go.id/"&gt;http://www.batangkab.go.id/&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://www.batangkab.go.id/"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;PENDIDIKAN FORMAL/NON FORMAL&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;TK Masyithoh Bogoran Batang &lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;(      Th. 1992 – 1993)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Jl. Gajah Mada Gg. Sriti Bogoran Batang&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="2" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;SD &lt;st1:place&gt;N Kauman&lt;/st1:place&gt; O7 Batang&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;( Th. 1993 – 1999)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Jl. Dr. Wahidin 50&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Batang&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="3" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;TPQ Nurul Huda Proyonanggan Batang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(Th. 1993 – 1998)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Jl. Gajah Mada Komplek Masjid Besar Nurul Huda Proyonanggan Batang&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="4" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;SLTP Negeri 3 Batang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(Th. 1999 – 2002)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Jl. Ki Mangunsarkoro No. 6 Batang&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="5" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;SMK Negeri 1 Batang&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Jurusan Sekretaris (Th. 2002 – 2005)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Jl. Ki Mangunsarkoro No. 2 &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;'&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; (0285) 7911502 Batang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;&lt;a href="http://www.smk1batang.net/"&gt;www.smk1batang.net&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="6" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;LPK Edukatika SMK Negeri 1 Batang &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;(Th. 2004 – 2005)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Jl. Ki Mangunsarkoro No. 2 &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;'&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; (0285) 391425 Batang&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="7" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;STAIN Pekalongan Prodi D2 PAI Tarbiyah (Th. 2005 –      2007)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Jl. Kusuma Bangsa No. 9 &lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;font-size:7px;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;'&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=""&gt;(0285) 412575 Fax. 423418&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pekalongan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;http://www.stain-pekalongan.ac.id/&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="8" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;STMIK Widya Pratama Pekalongan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;D3 TKJ Program Jardiknas &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: 18pt; line-height: 150%;"&gt;(Th. 2006 – 2009)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Jl. Patriot No. 25 &lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;'&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=""&gt;(0285) &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;427815&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pekalongan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://www.stmik-wp.ac.id/"&gt;http://www.stmik-wp.ac.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;9     STAIN Pekalongan  PAI Tarbiyah Transfer WeekEnd  (Th. 2009 – sekarang)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;Jl. Kusuma Bangsa No. 9 &lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-family:Verdana;font-size:7px;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;'&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style=""&gt;(0285) 412575 Fax. 423418&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pekalongan&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color:blue;"&gt;http://www.stain-pekalongan.ac.id/&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;ORGANISASI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;          &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Wakil Ketua PMR Wira SMK Negeri 1 Batang (Th. 2002)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketua Kelas I BM 3 SMK Negeri 1 Batang (Th. 2002)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketua PMR Wira SMK Negeri 1 Batang (Th. 2003 –      2004)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bendahara PASSUS SMK Negeri 1 Batang (Th. 2003 –      2005)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bendahara Kelas II Sekretaris 1 SMK Negeri 1 Batang      (Th. 2003 – 2004)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sekretaris DA (Dewan Ambalan) Pramuka SMK Negeri 1      Batang (Th. 2003)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anggota KSR (Korp Sukarela) PMI Cabang Batang (Th.      2003 – sekarang)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketua Kelas III Sekretaris 1 SMK Negeri 1 Batang      (Th. 2005)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anggota CIKAL (Cah Ikatan Alumni) SMP Negeri 3      Batang (Th. 2005 – 2006)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anggota Saka Taruna Bumi Pramuka (Th. 2005 –      sekarang)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sekretaris Guster (Gugus Teritorial) Kasepuhan      Batang (Th. 2005 – 2006)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sekretaris Kelompok Pemuda Tani Saka Taruna Bumi      Dinas Pertanian Kabupaten Batang (Th. 2007 – sekarang)       &lt;a href="http://www.sakabatang.blogspot.com/"&gt;http://www.sakabatang.blogspot.com/&lt;/a&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anggota LDK STAIN Pekalongan (Th. 2005 – 2007)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anggota Racana Kusuma Bangsa STAIN Pekalongan (Th.      2005)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sekretaris Jam’iyah Yasin &amp;amp; TahlilAl Amien (Th. 2006 – sekarang)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sekretaris Mahasiswa D3 TKJ Kabupaten Batang ( Th.      2006 – sekarang)&lt;a href="http://mrdanu.wordpress.com/"&gt; http://mrdanu.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1545145874692885508-4749923673081196182?l=mrdanu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mrdanu.blogspot.com/feeds/4749923673081196182/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1545145874692885508&amp;postID=4749923673081196182' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/4749923673081196182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/4749923673081196182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mrdanu.blogspot.com/2007/12/data-mardanu-susilo.html' title='Data Mardanu Susilo'/><author><name>mardanu susilo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00982056863308896528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1545145874692885508.post-8189354368941536034</id><published>2007-10-10T01:48:00.000-07:00</published><updated>2007-10-19T20:17:03.796-07:00</updated><title type='text'>Selamat Idul Fitri</title><content type='html'>Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H&lt;br /&gt;Minal Aidzin Wal Faidzin&lt;br /&gt;Mohon maaf lahir dan batin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah senantiasa kita tingkatkan IMTAQ + IPTEK dan bersyukur kepada Allah SWT&lt;br /&gt;Hapus semua rasa sesal dan benci saling bermaafan di hari yang Fitri dan jaga silaturohim antar umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngaturaken sugeng riyadi nyuwun pangapunten sedaya lepat kula bilih lahir tuwin batos lan mboten kesupen nyuwun tambahing pangestu lan pandongo, mugi-mugi kemawon kitha tansah pinaringan kesehatan saha kaselamatan lan dipunjembar rezeki ingkang halalan thoyiban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam INDEPENDENT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1545145874692885508-8189354368941536034?l=mrdanu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mrdanu.blogspot.com/feeds/8189354368941536034/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1545145874692885508&amp;postID=8189354368941536034' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/8189354368941536034'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/8189354368941536034'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mrdanu.blogspot.com/2007/10/selamat-idul-fitri.html' title='Selamat Idul Fitri'/><author><name>mardanu susilo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00982056863308896528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1545145874692885508.post-7431120564093720801</id><published>2007-09-14T23:42:00.000-07:00</published><updated>2008-02-10T20:03:45.988-08:00</updated><title type='text'>laporan Kegiatan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-weight: bold;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;KEGIATAN MAHASISWA D3 TKJ KAB BATANG &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"  style="text-align: center; font-weight: bold;font-family:courier new;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Minggu III Bulan April &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;TAHUN 2006&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="width: 534px; margin-left: -3.6pt; border-collapse: collapse; height: 485px;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0cm 5.4pt; width: 14.4pt;" width="19"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;NO&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 75.6pt;" valign="top" width="101"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;HARI/&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;TANGGAL&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 198pt;" width="264"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;KEGIATAN&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 99pt;" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;TEMPAT&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style=""&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0cm 5.4pt; width: 14.4pt;" valign="top" width="19"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;1.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;2.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;3.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;4.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;5.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 75.6pt;" valign="top" width="101"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;Senin&lt;br /&gt;17 April 2007&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Selasa&lt;br /&gt;18 April 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabu&lt;br /&gt;19 April 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis&lt;br /&gt;20 April 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jum'at&lt;br /&gt;21 April 2007&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;Sabtu&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;22 April 2007&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 198pt;" valign="top" width="264"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;Mengecek Jaringan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;Memperbaiki PC Lab. Multimedia&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;Memperbaiki PC&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;Mengecek Harddisk&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;Menginstall Win XP-3&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;Menata PC di ruang Bengkel&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;Mengecek Jaringan&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0cm 5.4pt; width: 99pt;" valign="top" width="132"&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;SMP N 5 Batang&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;ICT Centre Batang&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;ICT Centre Batang&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;Lab. Multimedia&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;SMK N 1 Batang&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;SMK N 1 Tulis&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1545145874692885508-7431120564093720801?l=mrdanu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mrdanu.blogspot.com/feeds/7431120564093720801/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1545145874692885508&amp;postID=7431120564093720801' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/7431120564093720801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/7431120564093720801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mrdanu.blogspot.com/2007/09/laporan-kegiatan.html' title='laporan Kegiatan'/><author><name>mardanu susilo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00982056863308896528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1545145874692885508.post-739147741837073224</id><published>2007-06-15T23:36:00.000-07:00</published><updated>2007-06-15T23:37:46.223-07:00</updated><title type='text'>Karya Ilmiah (Makalah)</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;A.&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Penulisan Makalah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;1. &lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hakikat dan Macam Makalah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Apakah makalah itu?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Makalah adalah tulisan ilmiah yang membahas pokok masalah tertentu. Makalah lazimnya disusun untuk disajikan dalam pertemuan formal tertentu (misal:seminar), atau untuk diterbitkan dalam jurnal atau majalah ilmiah tertentu.Sebagai tulisan ilmiah, makalah mempergunakan proses berpikir ilmiah dalam pembahasan pokok masalahnya, sungguhpun tidak semua langkah berpikir ilmiah terdapat pada makalah tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Proses berpikir ilmiah terdiri atas&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;(1) identifikasi masalah, (2) pembatasan masalah, (3) penyusunan hipotesis, (4) pengujian hipotesis, dan (5) penarikan simpulan. Kelima proses berpikir ilmiah tersebut nanti akan diuraikan penempatan dan penggunaannya dalam sistematika makalah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Dilihat dari cara berpikir, makalah dapat dibedakan menjadi dua macam : makalah hasil berpikir deduktif dan makalah hasil berpikir induktif. Makalah hasil berpikir deduktif membahas masalah atas dasar kajian teori tertentu. Dengan kata lain makalah jenis ini menerapkan teori tertentu untuk memecahkan masalah yang dipilihnya. Jika Anda menulis makalah jenis ini, maka Anda harus berangkat dari teori tertentu dan menerapkan dalam pembahasan masalah. Contoh :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Ada teori pembelajaran bahasa yang mengatakan bahwa peniruan atau imitasi merupakah faktor kuat dalam proses pembelajaran bahasa. Terori terserbut dikemukakan oleh kaum behavioristik. Kemudian dalam penulisan makalah Anda menggunakan teori ini untuk membahas masalah pengefektifan pembelajaran bahasa dengan penyajian contoh-contoh ekspresi bahasa. Anda berpendapat bahwa contoh ekspresi bahasa yang disajikan pada siswa akan dapat mengefektifkan hasil pembelajaran, yaitu siswa akan mampu bertutur seperti yang dicontohkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Hal itu berbeda dengan makalah hasil berpikir induktif. Makalah jenis ini membahas masalah dengan menyajikan deskripsi gejala, fakta dan data dari pengamatan di lapangan. Gejala fakta dan data tersebut diperbincangkan sesuai masalah yang dipilih, kemudian disimpulkan. Simpulan itu kemudian dibandingkan dengan teori yang relevan. Jadi makalah induktif diawali oleh pengamatan empiris, pembahasan hasil pengamatan, penarikan simpulan, dilanjutkan dengan pembandingan dengan teori yang relevan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Contoh : Dari pengalaman proses belajar mengajar di kelas, Anda mencatat bahwa pujian yang Anda berikan kepada siswa atas belajar mereka ternyata mengubah perilaku dan sikap mereka terhadap mata pelajaran bahasa Indonesia. Siswa lebih antusias dan semangat dalam belajar bahasa Indonesia dan akhirnya hasil belajar pun semakin meningkat. Segala data, fakta, dan gejala yang berkaitan dengan pemberian pujian dan segala akibatnya anda catat. Kemudian dalam penulisan makalah Anda menggunakan data, fakta tersebut untuk membahas pengefektifan pengajaran bahasa Indonesia dengan pemberian pujia. Anda berkesimpulan bahwa pujian dapat meningkatkan efektifias pembelajaran bahasa. Simpulan itu kemudian diperbandingkan (baca : didiskusikan) dengan teori pembelajaran yang mengatakan bahwa pemberian pujian diperlukan untuk meningkatkan kemahiran bahasa si pembelajar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;2.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Proses Penulisan Makalah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Proses penulisan makalah secara garis besar dapat dibedakan menjadi tiga tahap. Tahap pertama ialah tahap prapenulisan yang terdiri atas langkah (1) penulisan dan pembatasan topik, (2) perumusan judul, (3) perumusan tesis, (4) penyusunan kerangka atau outline. Tahap kedua adalah tahap penulisan, yaitu langkah pengembangan kerangka menjadi tulisan atau makalah. Hakikat tahap ini adalah mengembangkan gagasan yang ada dalam kerangka menjadi paragraf-paragraf yang didukung oleh kalimat-kalimat efektif. Tahap ketiga adalah tahap revisi, yaitu berupa kegiatan penyuntingan baik isi, sistematika, maupun bahasa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;a.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Tahap Prapenulisan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;1)&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Pemilihan Topik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Pertanyaan awal yang dihadapi oleh penulis makalah adalah, “Apa yang akan ditulis?” Pertanyaan itu sesungguhnya mengantar kita pada pemilihan topik. Topik dapat diperoleh dari berbagai sumber. Fakta atau pengalaman yang Anda temukan dari kegiatan magang di kantor merupakan sumber topik yang subur. Begitu juga buku-buku atau pustaka yang Anda baca dapat menjadi sumber topik. Singkatnya, topik makalah dapat dipilih dan ditentukan dari manapun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Meskipun demikian, topik yang dipilih harus memenuhi kriteria keterkuasaian, kemenarikan, ketersediaan bahan, dan kemanfaatan (Akhadiah, 1991:6-8, Keraf,1994:111-112). Topik makalah harus dikuasai oleh penulisnya. Mustahil Anda dapat menulis makalah tentang topik yang tidak Anda kuasai. Mengapa? Makalah memerlukan pembahasan secara mendalam baik dari segi teori maupun praktik. Hal itu berarti mensyaratkan penguasaan teori maupun praktik oleh penulisnya. Jadi, jangan menulis makalah dengan topik yang tidak Anda kuasai. Pilihlah topik yang Anda kuasai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Di samping itu, topik yang Anda pilih hendaknya juga menarik bagi Anda. Selaku penulis yangakan membahas topik tersebut Anda dipersyaratkan memiliki ketertarikan pada topik itu. Syukurlah jika topik itu berada pada bidang keahlian yang Anda minati selama ini. Jika Anda berniat di bidang jaringan, pilihlah topik di bidang jaringan. Demikianpun jika Anda berminat di bidang ICT, pilihlah topik di bidang ICT. Ketertarikan Anda terhadap topik akan membantu kelancaran penulisan makalah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Syarat lain yang harus Anda pertimbangkan ialah ketersediaan bahan. Hal itu berarti Anda memiliki cuku bahan untuk menyelesaikan topik tersebut. Bahan itu berupa buku-buku, data, pengalaman, kliping dan sebagainya. Syarat itu biasanya berhubungan erat dengan kedua syarat sebelumnya. Kelazimannya, jika Anda menguasai dan tertarik pada topik tertentu, maka Anda pun akan memiliki bahan yang cukup di topik tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Pertimbangan lain dalam pemilihan topik ialah kemanfaatan, yaitu pembahasan topik itu memberikan sumbangan kepada ilmu dan profesi yang Anda tekuni. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;2).&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pembatasan Topik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Biasanya topik yang Anda pilih masih tertalu luas. Artinya belum terfokus cakupannya. Oleh karena itu Anda perlu membatasinya. Pembatasan topik dapat dilakukan dengan diagram pohon atau diagram akar, dan diagram jam (Keraf,1991:112-113;Akhadiah,1991:8-9)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Cara pembatasan topik dengan diagram pohon atau akar mengikuti langkah langkah berikut. Tulislah topik terpilih di tengah atas kertas buram Anda. Inilah cabang 1! Rincilah di bawahnya hal-hal yang mungkin dibahas dalam topik itu. Inilah cabang 2! Selanjutnya, pilih salah satu dari rincian pada cabang dua itu yang akan menjadi fokus tulisan Anda. Pilihan fokus dapat didasarkan pada kriteria pemilihan topik pada pelatihan A1 atau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;juga ditambahkan syarat keaktualan. Pertanyakan kembali hal-hal apa saja dirincian yang terpilih pada cabang 2 itu yang dapat dituliskan. Tuliskanlah di bawahnya! Inilah cabang 3! Pilih kembali fokus tertentu dari hasil rincian pada cabang 3 terakhir. Rinci kembali pilihan itu dicabang 4! Begitu seterusnya sampai Anda berpendapat bahwa topik Anda sudah cukup terbatas. Yang ideal pembatasan topik dilakukan sambapi cabang 4 atau cabang 5.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;3).&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Rumusan Judul.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Dari hasil pembatasan topik, barulah Anda merumuskan judul makalah Anda. Syarat rumusan judul makalah ialah sesuai dengan topik, singkat, bentuk frasa, dan lugas. Judul yang Anda rumuskan tidak menyimpang dari topik terpilih. Jika topik terpilih semula tentang A, rumusan judul juga tetap mengungkapkan topik A, bukan topik A plus, bukan A minus atau B, C, atau D. Jadi jika topik Anda semula tentang kosakata maka setelah menjadi judul berdasarkan hasil pembatasan topik haruslah tetap kosakata. Jika bukan itu pastilah rumusan judul Anda itu tidak benar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Rumusan judul makalah harus diupayakan sesingkat-singkatnya. Pilihlah bentuk terpendek dari kemungkinan yang ada. Oleh karena itu hindarilah penggunaan kata yang tidak fungsional dalam judul. Jangan berpanjang-panjang sampai melebihi dua belas kata. Rumusan judul pun sebaiknya dalam bentuk frasa benda, buka frasa kerja, dan bukan kalimat. Mengapa demikian? Judul adalah topik yang terbatas dan topik adalah hal yang dibahas, sedangkan hal mengacu pada benda. Oleh karena itu rumusan yang sesuai adalah frasa atau gatra benda. Mengapa bukan kalimat? Judul bukanlah sintesis gagasan, atau simpulan tulisan, karena itu tidak dirumuskan dalam bentuk kalimat. Bentuk kalimat atau proposisi sudah mengungkapkan sintesis atau simpulan tertentu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Judul makalah harus bermakna lugas, bukan kias. Mengapa demikian? Karya ilmiah termasuk makalah haruslah mengeksplisitkan gagasannya pada semua bagian tulisan. Gagasan, pendapat, contoh, bukti harus dinyatakan secara langsung, bukan secara tidak langsung atau implisit. Kata bermakna kias tidak mengeksplisitkan hal tersebut. Oleh karena itu, tidak sesuai untuk karya ilmiah. Di samping itu jangan menggunakan kata yang bermakna ganda, konotatif, tetapi gunakan yang bermakna denotatif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Cara perumusan judul dilakukan dengan menggunakan unsur hasil pembatasan topik. Artinya gunakanlah kata-kata yang selalu Anda rinci atau batasi dalam pembatasan topik. Contoh ;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Dari hasil pembatasan topik Anda melakukan pembatasan atau rincian pada unsur atau kata “keluarga berencana”, “peranan”, “pengendalian pertumbuhan penduduk”, “penduduk desa”, dan “desa tertinggal”. Tentu saja rumusan judul makalah Anda tinggal merangkaikan unsur-unsur tersebut, dengan tetap berpegang pada syarat-syarat rumusan judul: sesuai topik, singkat, bentuk frasa, dan lugas. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;4).&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Rumusan Tesis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Tesis adalah pernyataan singkat intisari tulisan. Setelah berhasil merumuskan judul makalah, sebaiknya Anda merumuskan dulu tesisnya. Artinya dengan judul seperti yang terumuskan, gagasan-gagasan apa saja yang hendak Anda bahas dalam makalah Anda? Rumuskan dahulu itu semua. Rumusan itulah yang menjadi tesis makalah Anda. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Dalam keseluruhan proses penulisan, rumusan tesis itu berfungsi sebagai pengendali, pedoman pengembangan tulisan Anda. Itu berarti bahwa dalam langkah pengembangan (tahap penulisan) Anda tidak boleh menyimpang dari intisari tulisan. Gagasan yang dikembangkan dalam paragraf-paragraf makalah Anda bersumber dari gagasan-gagasan yang ada pada tesis. Demikian pun pada tahap revisi, tesis berguna untuk menilai atau mengevaluasi makalah Anda. Dari penilaian tersebut, Anda dapat melakukan perbaikan, penyuntingan. (isi, sistematika, bahasa) dengan berpedoman pada rumusan tesis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Bagaimanakah merumuskan tesis makalah itu? Pertama, Anda harus melakukan langkah pengidentifikasian variabel dan masalah yang terkandung dalam rumusan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;judul makalah. Judul “Peranan Keluarga Berencana dalam Pengendalian Pertumbuhan Penduduk Desa Tetinggal”, misalnya, Anda identifikasi memiliki tiga variabel yaitu a) keluarga berencana, b) pengendalian pertumbuhan penduduk, c) desa tertinggal. Selanjutnya identifikasilah masalah-masalah yang perlu dibahas dalam setiap variabel tersebut dengan cara mengajukan pertanyaan seputar variabel-variabel tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Untuk variabel tersebut misalnya dapat diajukan pertanyaan sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Apakah program kelauarga berencana itu?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Apa saja peranan keluarga berencana itu?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Apakah pertumbuhan penduduk itu?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Bagaimanakah pengendalian pertumbuhan penduduk itu?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Apakah indikator desa tertinggal itu?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mengapa keluarga berencana dapat mengendalikan pertumbuhan penduduk?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;7.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Bagaimana keluarga berencana dapat berperan mengendalikan pertumbuhan penduduk desa tertinggal? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Kedua, Anda mengidentifikasi berbagai kemungkinan jawaban atas pertanyaan atau masalah tersebut. Di langkah inilah bagaimana pandangan, pendapat, pengetahuan, Anda dapat digunakan untuk menjawab masalah tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Ketiga, setelah seluruh pertanyaan ditentukan jawabannya, tinggallah Anda merumuskan tesisnya dengan cara merangkaikan seluruh jawaban tersebut dalam satu paragraf yang runtut dn padu. Rumusan tesis untuk judul makalah “Peranan Keluarga Berencana dalam Pengendalian Pertunbuhan Penduduk Desa Tertinggal”, misalnya adalah sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Keluarga Berencana adalah program yang meliputi penundaan usia nikah, penggunaan kontrasepsi, dan perencanaan jumlah anak. Program tersebut dapat berperan mengatur jarak kelahiran, dan membatasi jumlah kelahiran. Sehingga penambahan jumlah penduduk pada suatu wilayah yang sebagaian besar berpencaharian agraris dapat diatur dan disesuaikan dengan pendapatan per kapita penduduk wilayah itu yang di bawah batas minimum. Oleh karena itu, program keluarga berencana dalam tulisan ini mencakup juga persoalan perencanaan peningkatan pendapatan per kapita penduduk, bukan sekadar pembatasan anak dalam jumlah tertentu (misal 2 ) dalam satu keluarga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;5).&lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Penyusunan Kerangka&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Langkah berikutnya setelah perumusan tesis adalah penyusunan kerangka atau outline. Pada hakikatnya kerangka karangan adalah perincian dan pengaturan gagasan-gagsan yang akan dikembangkan dalam kerangka berdasarkan hasil rumusan tesis. Berdasarkan detail rincian yang dibuat, kerangka karangan dapat dibedakan menjadi kerangka karangan nonformal merinci gagasan secara sederhana dan kasar atau global, sedangkan kerangka karangan formal merinci gagasan secara rumit dan detail sampai sekecil-kecilnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Untuk apa kerangka karangan itu dibuat? Kerangka karangan dibuat untuk mengevaluasi keterincian dan keteraturan gagasan-gagasan yang akan dikembangkan. Dengan kata lain lewat kerangka karangan dapat dilihat apakah tesis sudah dirinci secara maksimal dan rinciannya telah diatur dengan urutan tertentu yang dikehendaki atau belum. Demikian sterusnya apakah gagasan bawahan sudah dirinci secara maksimal dan diatur secara berurutan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Di samping itu kerangka karangan berguna juga untuk menghindari penggarapan sebuah gagasan secara berulang. Lewat kerangka karangan dapat dievaluasi ada tidaknya sebuah gagasan yang berulang atau pun bertumpang tindih. Pengulangan dan penumpangtindihan gagasan dalam makalah sebaiknya dihindari agar tidak terjadi kejenuhan atau bahkan bertentangan uraian atas gagasan yang sam pada satu makalah. Hal-hal seperti itu sudah dapat diantisipasi dalam kerangka karangan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Tentu saja kerangka karangan juga dapat digunakan untuk kisi-kisi pencarian data, fakta yang diperlukan untuk pengembangan karangan. Dengan melihat rincian gagasan dalam kerangka karangan, penulis dapat menentukan data atau fakta tambahan yang diperlukan untuk memperjelas atau membuktikan pendapatnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Bagaimanakah proses perancangan kerangka karangan itu? Pertama inventarisasi gagasan dari rumusan tesis. Gagasan mana saja dari rumusan tesis itu yang nanti perlu dikembangkan lenih lanjut dalam karangan? Catatlah sebanyak-banyaknya tanpa harus dievaluasi lebih dahulu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Cobalah diperhatikan contoh penerapan langkah tersebut atas dasar contoh rumusan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;tesis, pada subbagian 4 di muka? Kalimat pertama tesis itu berbunyi “Keluarga Berencana adalah Program yang meliputi penundaan usia nikah, penggunaan kontrasepsi, dan perencanaan jumlah anak”. Dalam rumusan itu Anda dapat menginventarisasi gagasan-gagasan terdiri atas 1. keluarga berencana, 2. penundaan usia nikah 3. penggunaan kontrasepsi, 4. perencanaan jumlah anak. Lakukanlah proses yang sama pada kalimat lain dalam rumusan tesis tersebut sehingga semua gagasan berhasil diinventarisasi!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Langkah kedua ialah klasifikasi gagasan. Pada langkah ini semua gagasan yang dicatat dari hasil rumusan tesis dikelompok-kelompokkan : apakah ada dua topik atau lebih yang dapat dikelompokkan dalam klasifikasi tertentu. Bagaimanakah kedudukan gagasan yang satu dengan yang lain, adakah gagasan itu sederajat atau sebagai subordinasi gagasan lain. Buatlah rumusan gagasan yang mencakup gagasan-gagasan bawahannya dalam klasifikasi itu!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Keempat gagasan keluarga berencana, penundaan usia nikah, penggunan kontrasepsi dan perencanaan jumlah anak tadi misalnya dapat diklasifikasi menjadi dua 1. pengertian keluarga berencana, dan 2. macam-macam program keluarga berencana yang bergagasan bawahan penundaan usia nikah, penggunaan kontrasepsi, dan perencanaan jumlah anak. Jika dituliskan dalam urutan ke bawah tampak sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                &lt;/span&gt;Pengertian keluarga Berencana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                &lt;/span&gt;Macam-macam Keluarga Berencana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 180pt; text-align: justify; text-indent: -36pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Penundaan Usia Nikah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 180pt; text-align: justify; text-indent: -36pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Penggunaan Kontrasepsi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 180pt; text-align: justify; text-indent: -36pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Perencanaan Jumlah Anak &lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Lakukan proses serupa untuk semua gagasan yang telah diinventarisasi dari rumusan judul. Hasil akhir langkah kedua tersebut adalah sebuah kerangka karangan nonformal yaitu perincian dan pengaturan gagasan secara sederhana dan ksar atau global.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Apabila dikehendaki kerangka karangan formal yang merinci dan mengatur gagasan lebih rumit dan detail lanjutkan ke langkah ketiga, elaborasi gagasan dalam klasifikasi. Catatlah kemungkinan-kemungkinan gagasan bawahan yang diperlukan untuk mengembangkan gagasan pada klasifikasi tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Sebagai contoh adalah gagasan “Pengertian Keluarga Berencana”. Untuk pengembangan gagasan tersebut diperlukan penjelasan dari segi medis, segi demografis, segi sosiologis, dan segi politis. Oleh karena itu pada klasifikasi gagasan tersebut munculah rincian gagasan bawahan sebagai berikut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                &lt;/span&gt;Pengertian Keluarga Berencana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 180pt; text-align: justify; text-indent: -36pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dari segi medis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 180pt; text-align: justify; text-indent: -36pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dari segi demografis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 180pt; text-align: justify; text-indent: -36pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;c.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dari segi sosiologis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 180pt; text-align: justify; text-indent: -36pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dari segi politis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Lakukanlah proses serupa untuk semua gagasan yang telah berada dalam klasifikasi., bahkan juga untuk gagasan bawahan dalam klasifikasi. Dengan cara tersebut akan diperoleh kerangka karangan formal yang merinci dan mengatur gagasan secara rumit dan detail. Amatilah contoh berikut ini!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                &lt;/span&gt;Pengertian Keluarga Berencana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 144pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;a&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;Dari segi medis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 144pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;b&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;Dari segi demografis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 144pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;c&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;Dari segi sosiologis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 180pt; text-align: justify; text-indent: -36pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;d.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dari segi politis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                &lt;/span&gt;Macam-macam Program Keluarga Berencana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 180pt; text-align: justify; text-indent: -36pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;                   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Penundaan Usia Nikah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 180pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;1).&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Pengembangan Hobi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 216pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;a).&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Sekadar Hiburan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 216pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;b)&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Ke arah Profesional&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 216pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;c).&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Ke arah amatiran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                            &lt;/span&gt;2).&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Pengambangan Karier&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                                        &lt;/span&gt;a).&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Studi lanjut&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;b).&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Peningkatan Prestasi Kerja&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                                        &lt;/span&gt;c).&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Pengembangan Usaha&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                &lt;/span&gt;b.&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;Penggunaan Kontrasepsi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                            &lt;/span&gt;1).&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Macam Kontrasepsi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                                        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;a). &lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;IUD&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                                        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;b).&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Pil&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                                        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;c).&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Kondom&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                                        &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;d).&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Susuk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                            &lt;/span&gt;2). &lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;Cara penggunaan dan efek samping&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                                        &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;b.Tahap Penulisan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;1).&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pengembangan gagasan dalam paragraf.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Substansi kegiatan tahap penulisan adalah pengembangan gagasan ke dalam paragraf. Jika kebetulan kerangka karangan yang disiapkan termasuk kerangka karangan formal, yang berarti gagasan itu telah sampai rincian detail, maka setiap nomor rincian dalam kerangka itu adalah satu gagasan pokok. Mulailah menulis dari gagasan pokok pertama sesuai urutan dalam kerangka karangan. Nyatakanlah gagasan pokok itu dalam kalimat utama. Tentukan apakah Anda akan menggunakan pola deduksi atau induksi atau kombinasi keduanya , sehingga jelas penempatan kalimat utamanya. Di awal, di akhir atau diawal dan diakhir paragraf. Dukunglah kalimat utama itu dengan kalimat-kalimat penjelas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Ihwal pengembangan paragraf ini pasti Anda telah menguasainya. Sekadar mengingatkan Anda saja bahwa Anda dapat mengembangkan gagasan pokok dalam paragraf dengan teknik penyajian contoh /bukti, komparasi persamaan atau perbedaan, kausal sebab – akibat atau akibat sebab, logis prosedural atau temporal atau spasial, definisi klimaks atau anti klimaks. Variasikanlah jenis paragrafnya, teknik pengembangannya dan kalimat-kalimatnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Berpindahnya dari gagasan pokok yang satu ke gagasan pokok yang lain. Begitu seterusnya, sehingga seluruh gagasan dalam kerangka karangan selesai dikembangkan dalam paragraf. Secara demikian berarti Anda telah menyelesaikan buram makalah Anda. Jika Anda mengalami kesulitan dalam pengembangan salah satu gagasan pokok, lewatilah dulu gagasan pokok tersebut. Langkah itu perlu Anda lakukan supaya Anda tidak terlanjur macet menulis pada gagasan tersebut. Sekali lagi, melajulah ke gagasan pokok yang mudah dulu, setelah itu dapat kembali ke yang sulit. Pun&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Anda sudah memiliki kerangka karangannya bukan? Sebagai buram, hasil proses ini masih memerlukan perbaikan atau penyempurnaan lebih lanjut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;2).&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pengolahan Kutipan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Dalam penulisan makalah yang berintikan pengembangan gagasan dalam paragraf-paragraf tersebut tidak jarang digunakan pendapat, gagasan, data yang telah dikemukakan oleh orang lain baik dalam buku atau pun penerbitan lain (majalah, jurnal, koran) Penggunaan kutipan itu dimaksudkan sebagai penegasan, pembuktian atau pembandingan pendapat. Secara jujur penulis makalah harus mempertanggungjawabkan kutipan itu. Secara lebih rinci teknik pengutipan akan Anda pelajarai pada bagian lain. Pada bagian ini lebih akan difokuskan pada penanganan atau pengolahan kutipan sebagai bagian karya ilmiah Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Pertama Anda dapat melakukan pengutipan secara langsung atau tak langsung. Kutipan langsung berarti peminjaman pendapat, gagasan, data, secara lengkap dan utuh seperti dalam sumber aslinya. Akan tetapi jika peminjaman pendapat, gagasan data itu diintisarikan dan dirumuskan berbeda dengan sumber aslinya disebut kutipan tak langsung (Keraf, 1994:179-180)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Kutipan langsung yang tidak melebihi empat baris ketikan dapat diintegrasikan dalam teks dengan diapit oleh tanda kutip.(“....”). Oleh karena itu, spasi baris-baris kutipan tersebut tetap sama dengan spasi baris-baris teks. Diakhir kutipan disertakan pertanggungjawabannya berupa nama pengarang, tahun terbit, dan nomor halaman tempat didapati kutipan tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Kutipan langsung yang melebihi empat baris ketikan dipisahkan dari teks dengan menggunakan spasi rapat, sehingga tampak berbeda dengan teks nya. Di samping tetap digunakan tanda kutip (“....”), pengetikannya berindensi 4 karakter masuk dari awal alinea. Kutipan yang terakhir ini dimulai 7 karakter masuk dari margin kiri. Akhir kutipan disertakan pertanggungjawabannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Perhatikan contoh berikut!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -72pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                    &lt;/span&gt;“Filsafat bahasa ialah teori tentang bahasa yang berhasil dikemukakan oleh para filsuf, sementara mereka itu dalam perjalanan memahami pengetahuan konseptual. Filsafat bahasa ialah usaha para filsuf memahami conceptual knoledge melalui pemahaman terhadap bahasa.” (Poedjosoedarmo, 2001:2)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -72pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-align: justify; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Kutipan tak langsung dituliskan dengan cara pengintegrasian dalam teks dengan jarak baris sesuai baris teks. Dan tidak perlu diapit tanda kutip. Pertanggungjawaban kutipan dapat ditempatkan di tengah atau diakhir kutipan. Contoh :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Apakah filsafat bahasa itu? &lt;b style=""&gt;Poedjosoedarmo&lt;/b&gt; berpendapat bahwa filsafat bahasa adalah teori tentang bahasa yang dirumuskan filsuf pada saat mereka memahami pengetahuan konseptual. (Poedjosoedarmo,2001:2)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Atau&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Apakah filsafat bahasa itu? &lt;b style=""&gt;Poedjosoedarmo&lt;/b&gt; (2001:2) berpendapat bahwa filsafat bahasa adalah teori tentang bahasa yang dirumuskan filsuf pada saat mereka memahami pengetahuan konseptual.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Kedua agar kutipan tersebut menjadi kesatuan makalah atau karya ilmiah Anda, Anda perlu menginterpretasikannya. Hal itu berarti Anda harus menunjukkan pemahaman Anda atas kutipan tersebut. Sungguhkah Anda memahami, mengerti isi kutipan itu? Singkat kata seharusnya Anda menafsirkan kutipan itu, dan bukan sekadar mengumpulkannay dari sana sini sehingga menjadi serupa kliping atau guntingan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Itu saja belum cukup. Selanjutnya ketiga, perlu ditunjukkan relevansinya dengan gagasan yang sedang Anda kembangkan. Dengan demikian, kutipan dalam kesatuannya dengan makalah Anda jelas fungsinya. : sebagai penegas, penjelas, pembanding, pemerluas, atau pendukung bukti. Dapat terjadi, Anda memahami isi kutipan, tetapi jika tidak ada relevansinya dengan masalah makalah Anda untuk apa itu dikutip. Tidak fungsional bukan? Oleh karena itu, tanggalkan saja kutipan yang tidak dapat ditunjukkan relevansinya dengan masalah pada makalah Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Akhirnya keempat, kutipan yang telah diinterpretasikan, direlevansikan harus diinferensikan atau disimpulkan. Dalam konteks masalah makalah Anda, apa simpulan Anda atas isi kutipan itu? Hal itu perlu dilakukan sebagai perwujudan pandangan, pendapat, bahkan sikap Anda atas masalah tertentu. Pada bagian inferensi inilah, justru menampakkan orisinalitas pemikiran Anda. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;c. Tahap Revisi atau Perbaikan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Biasanya hasil pengembangan gagasan pada tahap penulisan belum sempurna benar. Jarang ada penulis yang menyelesaikan tulisannya sekali jadi. Kekurangan, ketidaksempurnaan, baik pada pengembangan isi, penggunaan bahasa, (tanda baca, pilihan kata, penyusunan kalimat), maupun sistematika atau pengoganisasian gagasan pastilah ada.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Anggaplah bahwa hasil penulisan tahap tersebut masih berupa buram. Oleh karena itu perlu dibaca ulang untuk ditemukan kekurangan-kekurangannya, dan kemudian dilakukan pembetulan atas kekurangan atau kesalahan tersebut. Tahap tersebut disebut tahap revisi atau perbaikan. Istilah lain adalah penyuntingan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Apa yang perlu diperbaiki atau disunting? Pertama perbaikan itu terarah pada isi. Apakah isi tulisan tersebut sudah sesuai dengan judul dan rumusan tesis pada awal menulis makalah? Yang kurang ditambahi, yang lebih ditinggalkan. Lebih maksudnya terlalu luas, terlalu menyimpang/ keluar dari judul dan tesis. Adakah gagasan yang saling bertentangan? Jika ada, selaraskanlah!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Perbaikan itu terarah juga – kedua – pada sistematika atau urutan. Manakah di antara gagasan itu yang perlu digeser penempatannya untuk memperoleh efektivitas? Apakah urutan itu tidak menjemukan? Jika belum atau tidak&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;efektif ubahlah sistematikanya! Jelaskan pengubahan itu dapat Anda lakukan dengan memindah-pindahkan atau menukar-tukarkan posisi paragrafnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Ketiga, perbaikan itu terpumpun pada bahasa. Adakah kesalahan atau kekhilafan dalam penggunaan tanda baca atau pungtuasi? Adakah ketidaktepatan pemilihan kata, pembentukan kata? Adakah kalimat yang tidak efektif yaitu tidak tepat sasaran karena rumusannya tidak benar? Apakah kalimat-kalimat penjelas mendukung gagasan pokok peragraf tersebut? Jika ada perbaikilah dulu sebelum orang lain membacanya.Dengan kemajuan teknologi (komputer) semua itu dapat langsung Anda lakukan di komuter.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;3. Sistematika dan Isi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Sistematika makalah kelazimannya tersusun atas (1) pendhuluan, (2) permasalahan, (3) pembahasan, dan (4) penyimpulan. Ada juga yang memasukkan permasalahan sebagai bagian dari pendahuluan , sehingga sistematika makalah hanyalah terdiri atas pendahuluan, pembahasan dan penyimpulan. Dari bagian bagian tersebut, pembahasan merupakan inti makalah Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;Pendahuluan &lt;/b&gt;merupakan bagian makalah yang berisi latar belakang atau alasan-alasan pemilihan topik bahasan. Pada bagian ini penulis mempertanggungjawabkan mengapa dipilih masalah tersebut, apa yang melatarbelakanginya. Tujuan bagian ini meyakinkan pembaca bahwa masalah tersebut penting untuk dikaji. Di samping itu dapat juga diungkapkan tujuan penulisannya : apa yang hendak dicapai oleh tulisan tersebut. Kadang-kadang dapat ditambahkan juga garis mesar isi makalah dan urutan pembahasannya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Bagian berikut ialah&lt;b style=""&gt; permasalahan. &lt;/b&gt;Bagian ini berisi pertanyaan-pertanyaan atau persoalan-persoalan yang akan dibahasnya. Tidak selamanya berupa rumusan pertanyaan, dapat juga permasalahan diungkapkan dalam pernyataan. Termasuk pada bagian ini adalah mengemukakan ruang lingkup pembahasan jika diperlukannya. Dalam kesatuannya dengan seluruh bagian makalah, kelazimannya permasalahan ini berpayung dalam bagian pendahuluan. Jadi keberadaannya menyatu dengan bagian pendahuluan, tepatnya di bagian akhir bagian pendahuluan makalah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Bagian &lt;b style=""&gt;pembahasan &lt;/b&gt;berisi perbincangan masalah dengan menggunakan data, fakta, dan atau terori tertentu. Semua masalah yang telah dirumuskan pada bagian sebelumnya, satu persatu didiskusikan. Dalam makalah deduktif, pembahasan atau pendiskusian dimulai dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;penyajian teori yang relevan dilanjutkan dengan penyajian data, fakta yang mendukung teori tersebut. Tentu saja sebagai penyajian teori, Anda tidak sekadar mengutipnya. Ingatlah apa yang telah Anda pelajari pada bagian pengutipan! Teori-teori itu perlu diinterpretasi, direlevansi dan diinferensi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Pada interpretasi dan relevansi, Anda dapat sekaligus menyajikan fakta, data yang Anda miliki. Maksudnya, dalam makalah deduktif teori yang Anda gunakan langsung dapat diterapkan pada bagian pembahasan ini terpadu dengan interpretasi dan relevansi teori. Memang Anda pun dapat melakukannya secara terpisah. Yaitu setelah seluruh tahap penyajian teori selesai, Anda lakukan sampai pada inferensi, barulah Anda menggunakannya untuk menelaah fakta, data yang Anda majukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Lain halnya dengan makalah induktif. Dalam makalah induktif jawaban pemecahan masalah berdasarkan hasil pengamatan empiris, dimulai dari penyajian fakta, data, dan diikuti dengan penarikan simpulan. Selanjutnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;simpulan tersebut &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dapat dikaji dari teori tertentu sebagai perbandingan dan pemerjelas hasil pengamatan. Pada makalah hasil berpikir induktif, pengintegrasian langsung teori yang digunakan dengan fakta empiris yang disajikan tampaknya lebih tepat. Artinya seletah Anda menyajikan data atau fakta empiris, langsung dihubungkan dengan teori yang digunakan. Bagaimana dalam makalah induktif teori itu diinterpretasi dan dinverensi? Oleh sebab sajian fakta dan data sudah dilakukan terlebih dahulu, interpretasi dan relevansi teori langsung terfokus pada data atau fakta yang tersaji. Dengan kata lain interpretasi dan relevansi teori pada makalah induktif dapat diumpamakan sebagai penyorotan fakta atau data tersebut dengan sinar laser. Teori menjadi pencerahan data dan fakta yang telah tersaji.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Setelah semua permasalahan dibahas satu persatu dalam bagian pembahasan, makalah diakhiri dengan &lt;b style=""&gt;penyimpulan &lt;/b&gt;Bagian menyimpulan berisi jawaban atau simpulan masalah yang diajukan. Simpulan hendaknya sesuai dengan proposisi-proposisi yang telah ditemukan pada bagian pembahasan. Pada bagian pembahasan sesungguhnya Anda telah memiliki simpulan-simpulan kecil. Itulah yang dimaksud proposisi dalam hal ini. Atas dasar proposisi tersebut, dirumuskanlah simpulannya. Akan tetapi harus diingat bahwa yang namanya simpulan bukan mengulang lagi yang sudah dikemukakan pada bagian sebelumnya. Jika pengulangan itu yang Anda lakukan, maka itu namanya resume atau rangkuman. Simpulan berbeda dengan rangkuman, bukan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Untuk itu Anda dapat membuat simpulan dengan teknik konklusi, atau dengan teknik silogi. Penyimpulan dengan konklusi berarti Anda melakukan penarikan proposisi baru langsung dari proposisi lama. Jadi satu proposisi lama menjadi dasar penarikan proposisi baru sebagai simpulannya. Contoh :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Proposisi lama : Semua A adalah B&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Proposisi baru&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;: Jadi (1) antara A dan B memiliki persamaan. Atau (2) A merupakan bagian dari B&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Penyimpulan dengan silogi berarti Anda melakukan penarikan proposisi baru berdasarkan beberapa proposisi lama yang tersusun terlebih dahulu. Jadi simpulan tidak ditarik langsung dari sebuah proposisi lama tertapi perlu ada dua atau lebih proposisi sebagai dasar penyimpulan. Itulah sebabnya dikenal ada silogi kategoris, entimema, epikheirema, sorites, dan polisilogisme. Macam silogi itu ditentukan oleh jumlah dan susunan proposisi dasar sebagai pijakan pengambilan simpulan. Contoh :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Proposisi lama : Semua A adalah B&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                                                &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Semua B adalah C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Proposisi baru : Jadi semua A adalah C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Setelah penarikan simpulan, pada bagian ini dapat juga ditambahkan atau diikuti saran atau anjungan (rekomendasi). Hendaklah hanya diajukan saran atau &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;anjungan yang relevan dengan pokok masalah makalah Anda. Lebih baik tidak perlu dicantumkan saran daripada saran tersebut tidak bergayut dengan pokok masalahnya. Singkatnya saran tidak boleh keluar dari pokok masalah makalah Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Hal yang juga tidak boleh dilupakan dalam makalah adalah penyertaan atau pencantuman daftar acuan. Daftar acuan memuat pustaka-pustaka yang diacu dalam makalah Anda. Sekali lagi, yang dicantumkan hanyalah pustaka yang diacu. Teknik penyusunan daftar acuan akan Anda pelajari pada bagaian lain bahan pelatihan ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;4.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Penilaian Makalah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Makalah yang selesai ditulis perlu dinilai kualitasnya. Bagaimanakah mutu makalah itu? Apakah makalah itu bermutu atau tidak? Penilaian makalah dapat didasarkan pada lia kriteria : kesesuaian judul dan isi, ketajaman perumusan masalah, kebenaran pembahasan, ketepatan simpulan, dan kebenaran tata tulisnya. Ketebalan makalah, kepangkatan dan gelar penulis, misalnya, tidak dapat dijadikan sebagai kriteria penilaian makalah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Judul makalah dan isi makalah haruslah sesuai. Apa yang terumuskan dalam judul dibahas dalam isi makalah. Isi makalah seharusnya membahas variabel-variabel yang terumuskan dalam judul. Jika terjadi ketidaksesuaian antara judul dan isi, hal itu mengindikasikan makalah tersebut kurang bermutu. Untuk itu, cocokkanlah kembali makalah Anda dengan kerangka karangan yang sudah dibuat sebelumnya. Langkah ini dapat dilakukan untuk menilai kesesuaian judul dengan isi makalah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Ketajaman perumusan masalah dapat dilihat pada permasalahan – biasanya diakhir pendahuluan – dengan memperhatikan rumusan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Apakah pertanyaan-pertanyaan bergayut dengan judul? Apakah pertanyaan tersebut problematis artinya mengungkapkan persoalan yang memang patut dipecahkan? Apakah pertanyaan itu memungkinkan pengkajian secara ilmiah?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Apakah permasalahan itu dibahas secara tepat? Artinya apakah teori, fakta, data yang digunakan mendukung atau sesuai dengan masalah? Apakah pembahasan menawarkan alternatif-alternatif jawaban? Apakah setiap alternarif diuji kebenarannya? Apakah keterkaitan pembahasan masalah satu dengan lainnya? Logis dan rasionalkah pembahasannya? Sesuaikah penggunaan teori dan penyajian fakta data dengan pokok masalah makalah? Semua pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat digunakan untuk menilai makalah dari segi kebenaran pembahasannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Apakah simpulan merupakan sintetis dari pembahasan? Apakah simpulan merupakan alternatif teruji dan terbaik dari alternatif yang telah diajukan? Apakah simpulan ini tidak melenceng dari permasalahan? Apakah simpulan itu bukan merupakan pengulangan atau resume yang telah diajukan sebelumnya? Adakah kebaruan tesis dalam simpulan itu? Semua pertanyaan itu dapat diajukan untuk menilai kualitas makalah dalam ketepatan simpulan yang diambilnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Akhirnya hal-hal seperti pemaragrafan, penyusunan kalimat, pemilihan kata, penggunaan tanda baca dan ejaan perlu juga menjadi pertimbangan dalam penilaian makalah. Begitupun hal-hal teknis seperti pengutipan, penulisan catatan kaki, perwajahan patut juga dipertimbangkan. Apakah hal-hal yang berkaitan dengan tata tulis itu sudah dilakukan dengan benar?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;5.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Refleksi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Sampai bagian ini Anda telah berlatih menulis darai tahap demi tahap, sejak pemilihan topik makalah hingga penilaian makalah. Lebih dari itu jika pelatihan demi pelatihan dilakukan dengan bersungguh-sungguh Anda kini sudah menyelesaikan penulisan makalah itu. Cobalah sekarang Anda refleksikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;: keterampilan apa sajakah yang telah Anda peroleh, dan manakah keterampilan yang belum Anda kuasai? Anda dapat kembali berlatih secara khusus pada aspek keterampilan yang belum terkuasai benar, sebelum Anda melanjutkan pelatihan penulisan karya ilmiah yang berikutnya. Perlu Anda ketahui, penulisan karya ilmiah yang berikutnya, secara esensial keterampilan dasarnya tidak berbeda dengan penulisan makalah. Yang berbeda sesungguhnya hanyalah pengorganisasian dan gaya penyajiannya. Oleh karena itu sekali lagi mantapkan lebih dahulu penguasaan aspek-aspek keterampilan penulisan makalah tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;B. Penulisan Artikel Ilmiah Populer&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Penulisan artikel nonpenelitian dapat berupa makalah, baik makalah hasil berpikir deduktif maupun hasil berpikir induktif. Pada bagian ini Anda akan berlatih menulis jenis karya ilmiah nonpenelitian yang karena kehasannya dalam penggarapan dan pemublikasiannya disebut sebagai artikel ilmiah populer. Oleh karena itu proses penulisannyapun tidak berbeda dengan proses penulisan makalah maupun artikel penelitian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;1.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Hakikat Artikel Ilmiah Populer&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Apakah arti ilmiah populer itu? Artikel ilmiah populer adalah salah satu jenis karya ilmiah yang membahas masalah aktual dengan proses penggarapan yang sesuai dengan proses berpikir ilmiah akan tetapi penyajian, khususnya pembahasannya menyesuaikan dengan khalayak (baca : populasi) pembaca umum. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Apakah artinya penyajian yang menyesuaikan dengan khalayak atau populasi pembaca umum? Anda harus menyadari bahwa media publikasi artikel ilmiah populer adalah media penerbitan umum, seperti harian atau koran. Dan mingguan atau majalah berita. Oleh karena itu karakteristik pembacanya pasti beragam : tingkat pendidikan, minat dan sebagainya. Nah ketika Anda menulis artikel ilmiah, Anda harus dapat menyajikan pokok-pokok pikiran Anda dalam tulisan tersebut untuk karakter pembaca yang demikian itu. Jelasnya, bebaskan dengan hal-hal teknis, istilah-istilah teknis yang dalam penulisan makalah atau artikel penelitian dapat Anda gunakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Pembahasan topik artikel ilmiah populer tetap saja memperhatikan kaidah-kaidah berpikir ilmiah seperti telah dikemukakan terlebih dahulu. Cara penyajiannyalah yang harus dapat diikuti atau dicerna oleh sebanyak-banyaknya pembaca media massa cetak yang bersangkutan. Jadi walaupun sudut pandang pembahasan dari spesifikasi tertentu, cara penyajiannya harus populer (dapat diikuti oleh publik sebanyak-banyaknya). Dengan demikian penyajian dalam artikel ilmiah populer tidak terkotak pada disiplin ilmu tertentu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Demikianpun penggunaan bahasanya dalam pemilihan kata, misalnya harus mengutamakan kata-kata umum daripada kata-kata khusus, harus mengutamakan kata-kata populer daripada kata-kata kajian. Kata penduduk lebih cocok digunakan dalam artikel ilmiah populer daripada kata-kata populasi. Demikian kata arang harus diutamakan daripada kata karbon.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;2.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Proses penulisan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;a.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Pemilihan Topik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Cobalah Anda mengambil Harian yang terbit hari ini! Bukalah halaman opini, yaitu halaman yang dikhususkan bagi tulisan-tulisan penggagasan. Biasanya pada halaman itu ada tajuk rencana, atau tulisan sejenis yang memuat pandangan redaktur atas masalah aktual juga. Cermatilah judul-judul tulisan yang ada di halaman itu. Topik apakah yang tersurat dalam judul tersebut. Hubungkanlah topik tersebut dengan topik berita utama di halaman 1. atau berita utama pada terbitan sehari sebelumnya, atau peristiwa tertentu esok hari. Apa simpulan Anda/&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Topik artikel ilmiah populer sebagaimana Anda temukan dalam terbitan tersebut adalah masalah yang sedang hangat terjadi. Ya memang topik ilmiah populer dipilih atas keaktualan atau kehangatan masalah. Sebagai contoh pada bulan Oktober khususnya mendekati 28 Oktober topik sumpah pemuda, kebangsaan, kebahasaan termasuk aktual sebagai topik artikel Anda. Atau pada bulan-bulan Juni s.d Juli akan aktual jika Anda memilih topik berkaitan dengan penentuan pilihan sekolah, karena masa-masa itu masyarakat sedang berada dalam kebingungan memilih sekolah bagi anak-anaknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Contoh lain pada bulan April, khusus mendekati 21 April, tulislah artikel ilmiah populer di seputar peranan wanita, pemberdayaan perempuan atau emansipasi wanita. Pada bulan Mei pilihlah topik berkaitan dengan pendidikan kebangsaan atau nasionalisme. Pada bulan Juli pilihlah topik perkoperasian, kepolisian, atau pada bukan Agustus berkisar pada topik kemerdekaan. Itulah keaktualan yang disesuaikan dengan momentum tertentu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Akan tetapi yang lebih bagus lagi jika keaktualan itu didasarkan pada peristiwa, kejadian pemberitaan pada hari itu. Pertanyaannya barang kali dapatkah periatiwa aktual hari itu segera dibuatkan artikelnya untuk pemuatan edisi esok hari? Tentu saja dapat. Anda dapat segera menulisnya dan mengirimkan lewat e-mail atau lewat faksimile. Tidak perlu waktu lama bukan? Itulah kecanggihan teknologi yang dapat Anda manfaatkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Cobalah sekarang Anda menentukan topik berdasarkan peristiwa pada hari ini. Topik apakah yang aktual? Di samping aktual topik yang Anda pilih hendaklah topik yang Anda kuasai. Penguasaan topik artikel ilmiah populer dapat secara empirisyaitu karena Anda mempunyai pengalaman akan hal tersebut. Atau dapat juga penguasaan secara teoritis yaitu karena topik itu sesuai dengan keahlian Anda. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;b. &lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Perumusan Judul dan Teras Artikel Ilmiah Populer.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Setelah Anda memiliki topik artikel ilmiah populer, langkah berikutnya adalah perumusan judul dan teras artikel. Judul artikel ilmiah populer di samping harus diusahakan singkat dan padat sebagaimana judul karya ilmiah lainnya, ada syarat lain yang perlu Anda perhatikan yaitu berdaya pikat. Artinya judul artikel ilmiah populer Anda harus dapat menarik perhatian pembaca bukan sekadar karena topiknya melainkan karena rumusannya. Untuk itu rumusan judul artikel ilmiah populer dapat juga bersifat populis atau mengikuti kecenderungan pola penggunaan bahasa masyarakat umum. Keanehan juga dapat menarik perhatian orang. Oleh karena itu judul artikel ilmiah populer juga dapat dirumuskan secara aneh tersebut. Pasti yang menimbulkan rasa ingin tahu pun dapat menarik pembaca, sehingga Anda pun dapat merumuskan judul yang merangsang keingintahuan pembaca. Sebagai contoh Anda akan menulis artikel ilmiah populer dengan topik bahasa Indonesia karena kebetulan bersamaan dengan peringatan bahasa pada Oktober tahun ini. Sesuai dengan penggagasan yang akan Anda kemukakan dalam tulisan Anda, yaitu mempermasalahkan keaslian atau keasingan bahasa Indonesia bagi penuturnya dalam perkembangannya sampai sekarang. Anda dapat merumuskan judul seperti (1), ataui (2) , atau (3) berikut. Judul (1) mengikuti kecenderungan masyarakat dengan pola tanyaan judul film : “Ada Apa dengan Cinta?” Sedangkan judul (2) di samping merangsang keingintahuan atau stimulatif dapat juga dipilih judul (3) karen keanehan rumusannya sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 198pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;(1)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ada Apa dengan Bahasa Indonesia?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 198pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;(2)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Bahasa Indonesia: Asli atau Asing&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 198pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;(3)&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Asli = Asing&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Sesuai dengan judul terpilih, langkah berikut adalah merumuskan teras artikel Anda. Teras atau (lead) artikel adalah rumusan intisari artikel sesuai dengan rumusan judulnya. Teras identik dengan Tesis pada makalah, atau abstrak pada artikel penelitian. Dengan demikian teras juga hanya memuat pokok-pokok pikiran artikel dan terumuskan paling panjang satu paragraf. Contoh : Judul Bahasa Indonesia : Asli atau Asing?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -72pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Sejak dibaptis sebagai bahasa nasional, pada tahun ini bahasa Indonesia berusia tiga perempat abad lebih. Dalam perkembangannya itu, ternyata bahasa Indonesia menjadi asing bagi para penuturnya karena kosakata asli bahasa Indonesia yang diupayakan hidup kembali, malah terasa asing bagi kebanyakan penuturnya. Bahasa Indonesia berada dalam dilema asli atau asing?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Oleh redaktur penerbitan, teras akan ditempatkan khusus dalam kesatuannya dengan pengatakan (layout) keseluruhan artikel. Ada penerbitan yang menempatkan teras pada paragraf pertama di bawah judul dengan ukuran huruf yang lebih besar dari huruf isi tulisan. Ada pula penerbitan yang meletakkan teras dalam bok tertentu di tengah kolom, sesuai gaya artistik selingkung media penerbitan tersebut. Cobalah Anda amati koran yang Anda miliki. Di manakah letak teras artikel ilmiah koran tersebut? Bandingkanlah dengan koran yang lain. Samakah atau berbeda? Apa perbedaannya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;c.&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;Pengembangan Isi Artikel Ilmiah Populer &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Berdasarkan rumusan teras yang telah Anda buat pada pelatihan C2 sebelum Anda mengembangkan isi artikel ilmiah populer Anda, Anda dapat mengidentifikasi pokok-pokok pikiran yang ada dalam teras tersebut. Hasil identifikasi itu kemudian Anda rancang dalam kerangka tulisan. Selanjutnya atas dasar kerangka tersebut Anda mulai mengembangkan isi artikel ilmiah populer Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Yang perlu Anda ingat dalam pengembangan isi adalah penyajian Anda janganlah terlalu teknis akademis. Hindari penggunaan istilah teknis pada bidang ilmu tertentu. Dan gunakan istilah yang sudah dikenal masyarakat umum.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Begitupun hindarilah penggunaan kalimat-kalimat panjang karena kalimat jenis ini akan menyulitkan pemahaman pembaca. Meski demikian tidak berarti semua kalimatnya harus pendek-pendek. Jelasnya variasikanlah penggunaan kalimatnya sehingga tulisan Anda menjadi enak dibaca.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Panjang artikel ilmiah populer cukuplah antara dua puluh sampai dengan tiga puluh paragraf. Jangan terlampau panjang bahkan dapat kurang dari dua puluh paragraf, misalnya enam belas paragraf. Itu juag bergantung panjang pendeknya paragraf Anda. Jadi jika Anda menaati ketentuan bahwa satu paragraf satu gagasan pokok sesungguhnya dengan hanya sekitar enam belas atau dua puluh gagasan pokok Anda sudah dapat menulis artikel ilmiah populer. Jika ditulis dengan spasi ganda maka artikel ilmiah populer berkisar antara empat sampai dengan enam halaman kertas A 4&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;Seperti biasa, sebelum Anda kirimkan ke media penerbitan tertentu bacalah ulang tulisan Anda! Suntinglah bagian-bagian yang Anda rasa masih kurang : bagaimana kesesuaian judul dengan isi, pembahasannya, Sudahkah sesuai dengan esensi artikel ilmiah populer? Tanggalkanlah yang tidak sesuai atau tambahkan jika ada yang kurang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;               &lt;/span&gt;3. &lt;span style=""&gt;     &lt;/span&gt;Sistematika Artikel Ilmiah Populer&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Agak sulit menemukan sistematika artikel ilmiah populer sebab kepopulerannya itu menjadikan karya ilmiah ini memiliki keragaman sistematika. Antara penulis yang satu dengan yang lain dapat juga menetapkan sistematika sesuai dengan gaya selingkung penerbitan tersebut. Akan tetapi bagian-bagian yang lazim ada dalam artikel ilmiah populer adalah teras dan isi. Bagian pendahuluan dan simpulan yang lazim ada pada jenis karya ilmiah yang lain, pada artikel ilmiah populer belum tentu ada atau belum tentu digunakan oleh penulis tertentu. Andaikata bagian itu ada atau digunakan pastilah juga akan dicari cara penyajian populis atau stimulatif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;                        &lt;/span&gt;Mengapa hal itu dapat terjadi? Artikel ilmiah populer sesuai juga dengan media pemublikasiannya tidak dikehendaki tersaji secara bertele-tele. Singkat,padat, berisi, dan tentu saja tidak teknis akademis. Penyajian yang bertele-tele teknis akademis tidak akan disukai oleh pembaca yang notabene beragam latar belakangnya.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-align: justify; text-indent: -45pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1545145874692885508-739147741837073224?l=mrdanu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mrdanu.blogspot.com/feeds/739147741837073224/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1545145874692885508&amp;postID=739147741837073224' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/739147741837073224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/739147741837073224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mrdanu.blogspot.com/2007/06/karya-ilmiah-makalah.html' title='Karya Ilmiah (Makalah)'/><author><name>mardanu susilo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00982056863308896528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1545145874692885508.post-1791496361728127891</id><published>2007-05-30T23:54:00.001-07:00</published><updated>2008-11-12T23:53:43.829-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2eydtf1EgtA/Rl5ywVlhASI/AAAAAAAAAAc/v2ngFU87bOY/s1600-h/mardanus.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 893px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2eydtf1EgtA/Rl5ywVlhASI/AAAAAAAAAAc/v2ngFU87bOY/s320/mardanus.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5070616405219541282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1545145874692885508-1791496361728127891?l=mrdanu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mrdanu.blogspot.com/feeds/1791496361728127891/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1545145874692885508&amp;postID=1791496361728127891' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/1791496361728127891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/1791496361728127891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mrdanu.blogspot.com/2007/05/blog-post_30.html' title=''/><author><name>mardanu susilo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00982056863308896528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_2eydtf1EgtA/Rl5ywVlhASI/AAAAAAAAAAc/v2ngFU87bOY/s72-c/mardanus.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1545145874692885508.post-7229160707561631737</id><published>2007-05-30T17:47:00.000-07:00</published><updated>2008-11-12T23:53:43.923-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2eydtf1EgtA/Rl4dMVlhARI/AAAAAAAAAAU/X-2zSH54_54/s1600-h/daftr.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 252px; height: 370px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2eydtf1EgtA/Rl4dMVlhARI/AAAAAAAAAAU/X-2zSH54_54/s320/daftr.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5070522328255889682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1545145874692885508-7229160707561631737?l=mrdanu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mrdanu.blogspot.com/feeds/7229160707561631737/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1545145874692885508&amp;postID=7229160707561631737' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/7229160707561631737'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/7229160707561631737'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mrdanu.blogspot.com/2007/05/blog-post.html' title=''/><author><name>mardanu susilo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00982056863308896528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_2eydtf1EgtA/Rl4dMVlhARI/AAAAAAAAAAU/X-2zSH54_54/s72-c/daftr.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1545145874692885508.post-8119499288562049466</id><published>2007-04-19T07:33:00.000-07:00</published><updated>2007-04-20T04:37:48.716-07:00</updated><title type='text'>Laporan Kegiatan D3 TKJ Kab. Batang</title><content type='html'>KEGIATAN&lt;br /&gt;MAHASISWA D3 TKJ KAB BATANG&lt;br /&gt;SEMESTER I&lt;br /&gt;TAHUN AKADEMIK 2006 / 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Selasa, 5 September 2006&lt;br /&gt; Minta Surat Keterangan Dari Sekolah Asal  (SMK N 1 Batang)&lt;br /&gt; Surat Keterangan untuk  mendaftar Program Pendidikan D3 TKJ&lt;br /&gt; di ICT Center&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jum’at, 8 September 2006&lt;br /&gt;Mendaftar mahasiswa Beasiswa D3 TKJ Web&lt;br /&gt;ICT Center Kab. Batang&lt;br /&gt;Biaya Pendaftaran Rp100.000,00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu, 9 September 2006&lt;br /&gt;Ujian Seleksi D3 TKJ Web&lt;br /&gt;Se Eks Karisidenan Pekalongan&lt;br /&gt;ICT Center Kab. Batang &lt;br /&gt;Materi Ujian On-line KKPI dan Matematika&lt;br /&gt;Serta Tes Wawancara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Senin, 11 September 2006&lt;br /&gt;Pengumuman Hasil Seleksi D3 TKJ Se Eks Karisidenan Pekalongan&lt;br /&gt;ICT Center Masing-masing&lt;br /&gt;Semua Peserta Ujian Dinyatakan lulus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 19 September 2006&lt;br /&gt;Pendaftaran Diklat Jaringan D3 TKJ &lt;br /&gt;ICT Center Masing-masing&lt;br /&gt;Biaya Pendaftaran Rp 100.000,00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis sampai Sabtu, 21 - 23 Sept. 2006&lt;br /&gt;Diklat Teknisi Komputer dan Jaringan ICT Center Kota Pekalongan&lt;br /&gt;Materi : Instalasi, Jaringan. Web/Blogger, E-mail&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 26 September 2006&lt;br /&gt;Menerima Undangan dari STMIK Widya Pratama Pekalongan&lt;br /&gt;ICT Center Masing-masing&lt;br /&gt;Undangan ditujukan Kepada Mahasiswa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jum’at, 29 September 2006&lt;br /&gt;BIOS (Bina Orientasi Study &amp; Pengenalan Kampus)&lt;br /&gt;STMIK Widya Pratama Pekalongan&lt;br /&gt;Waktu 07.30 – 15.30 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin, 16 Oktober 2006&lt;br /&gt;Kuliah Perdana Mahasiswa D3 TKJ eks. Kares Pekalongan&lt;br /&gt;STMIK Widya Pratama Pekalongan&lt;br /&gt;Waktu 13.00 – 16.40&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tanggal 17 – 18 Okt. 2006&lt;br /&gt; Kuliah  STMIK Widya Pratama Pekalongan&lt;br /&gt; Waktu Kuliah Siang – Sore&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal, 6 – 23 Nov 2006&lt;br /&gt;Kuliah STMIK Widya Pratama Pekalongan&lt;br /&gt;Waktu Kuliah Siang – Sore&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal, 2 – 15 Des 2006&lt;br /&gt;Kuliah STMIK Widya Pratama Pekalongan&lt;br /&gt;Waktu Kuliah Siang – Sore&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal, 29 – 30 Des 2006&lt;br /&gt;Kuliah STMIK Widya Pratama Pekalongan&lt;br /&gt;Waktu Kuliah Siang – Sore&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal, 29 – 30 Des 2006&lt;br /&gt;Kuliah STMIK Widya Pratama Pekalongan&lt;br /&gt;Waktu Kuliah Siang – Sore&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal, 22 - 27 Jan 2007&lt;br /&gt;Ujian Akhir Semester I STMIK Widya Pratama Pekalongan&lt;br /&gt;Waktu Ujian Siang – Sore&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal, 15 – 17 Feb 2007&lt;br /&gt;Ujian Sertifikasi KKPI&lt;br /&gt;ICT Center Kota Pekalongan&lt;br /&gt;Waktu 14.00 – 21.30 wib&lt;br /&gt;Biaya Rp 100.000,00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal, 26 – 27 Feb 2007&lt;br /&gt;Diklat CCNA 1&lt;br /&gt;STMIK Widya Pratama Pekalongan&lt;br /&gt;Waktu 09.00 – 14.00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal, 2 &amp;amp; 5 Maret 2007&lt;br /&gt;Ujian CCNA 1&lt;br /&gt;ICT Center Kab. Batang&lt;br /&gt; Waktu 13.30 – 21.00&lt;br /&gt;Biaya Rp. 100.00,00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal&lt;br /&gt;22 Maret 2007&lt;br /&gt;Ujian TOEIC&lt;br /&gt;STMIKWidya Pratama Pekalongan&lt;br /&gt;Waktu 14.00 – 16.30&lt;br /&gt;Biaya Rp. 25.000,00&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1545145874692885508-8119499288562049466?l=mrdanu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mrdanu.blogspot.com/feeds/8119499288562049466/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1545145874692885508&amp;postID=8119499288562049466' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/8119499288562049466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/8119499288562049466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mrdanu.blogspot.com/2007/04/laporan-kegiatan-d3-tkj-kab-batang.html' title='Laporan Kegiatan D3 TKJ Kab. Batang'/><author><name>mardanu susilo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00982056863308896528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1545145874692885508.post-4358515931552506698</id><published>2007-04-06T08:25:00.001-07:00</published><updated>2007-04-06T08:38:19.007-07:00</updated><title type='text'>MATA KULIAH SEMESTER 2</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bahasa Inggris&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(TOEIC Score &gt;= 255 : kemampuan dasar)&lt;br /&gt;          &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Matematika 2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fisika&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bahasa Indonesia 1 : Madya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jaringan Komputer 2 : Konsep Routing&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemrograman Berorintasi Objek 1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Administrasi Sistem&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1545145874692885508-4358515931552506698?l=mrdanu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mrdanu.blogspot.com/feeds/4358515931552506698/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1545145874692885508&amp;postID=4358515931552506698' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/4358515931552506698'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/4358515931552506698'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mrdanu.blogspot.com/2007/04/mata-kuliah-semester-2.html' title='MATA KULIAH SEMESTER 2'/><author><name>mardanu susilo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00982056863308896528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1545145874692885508.post-471929637712958963</id><published>2007-03-23T06:13:00.000-07:00</published><updated>2007-03-30T06:33:46.477-07:00</updated><title type='text'>Hari Jadi Kab. Batang</title><content type='html'>&lt;img src="file:///E:/P.%20CATUR/LAMPIRAN%20GAMBAR%20PNGAJUAN%20PROPOSAL/gambar%20laptop%202.jpg" alt="" /&gt;Hari jadi Kabupaten Batang adalah pada tanggal 8 April&lt;br /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ICTCEN%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-2.jpg" alt="" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ICTCEN%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/ICTCEN%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-1.jpg" alt="" /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;                 &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;SEJARAH                  PEMBENTUKAN KABUPATEN BATANG&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Menurut sejarah, Batang telah memiliki dua kali periode pemerintahan Kabupaten. Periode I diawali zaman kebangkitan kerajaan Mataram Islam (II) sampai penjajahan asing, kira-kira dari awal abad 17 sampai dengan 31 Desember 1935. Sedang periode II, dimulai awal kebangkitan Orde Baru (8 April 1966) sampai sekarang, bahkan Batang dapat ditelusuri sejak pra-sejarah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt; Sejak dihapuskan status Kabupaten (1 Januari 1936) sampai tanggal 8 April 1966, Batang tergabung dengan Kabupaten Pekalongan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Tahun 1946, mulai ada gagasan untuk menuntut kembalinya status Kabupaten Batang. Ide pertama lahir dari Pak Mohari yang disalurkan melalui sidang KNI Daerah dibawah pimpinan H.Ridwan alm. Sidang bertempat di gedung bekas rumah Contrder Belanda (Komres Kepolisian 922).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Tahun 1952, terbentuk sebuah Panitia yang menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat Batang. Panitia ini dinamakan Panitia Pengembalian Kabupaten Batang, yang bertugas menjalankan amanat masyarakat Batang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt; Dalam kepanitiaan ini duduk dari kalangan badan legislatif serta pemuka masyarakat yang berpengaruh saat itu. Susunan panitianya terdiri atas RM Mandojo Dewono (Direktur SGB Batang) sebagai Ketua, R. Abutalkah dan R. Soedijono (anggota DPRDS Kabupaten Pekalongan) sebagai Wakil Ketua. Panitia juga dilengkapi dengan dua anggota yaitu R. Soenarjo (anggota DPRDS yang juga Kepala Desa Kauman) dan Rachmat (anggota DPRDS).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt;"&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Tahun 1953, Panitia menyampaikan Surat Permohonan terbentuknya kembali status Kabupaten Batang lengkap satu berkas, yang langsung diterima oleh Presiden Soekarno pada saat mengadakan peninjauan daerah dan menuju ke Semarang dengan jawaban akan diperhatikan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt;"&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Tahun 1955, Panitia mengutus delegasi ke pemerintah pusat, yang terdiri atas RM Mandojo Dewono, R.Abutalkah, dan Sutarto (dari DPRDS).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt;"&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt; Tahun 1957, dikirim dua delegasi lagi. Delegasi I, terdiri atas M. Anwar Nasution (wakil ketua DPRDS), R.Abutalkah, dan Rachmat (Ketua DPRD Peralihan). Sedangkan delegasi II dipercayakan kepada Rachmat (Kepala Daerah Kabupaten Pekalongan), R.Abutalkah, serta M.Anwar Nasution.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt;"&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Tahun 1962, mengirimkan utusan sekali. Utusan tersebut dipercayakan kepada M. Soenarjo (anggota DPRD Kabupaten Pekalongan dan juga Wedana Batang) sebagai ketua, sebagai pelapor ditetapkan Soedibjo (anggota DPRD), serta dibantu oleh anggota yaitu H. Abdullah Maksoem dan R. Abutalkah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt;"&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Tahun 1964, dikirim empat delegasi. Delegasi I, ketuanya dipercayakan R. Abutalkah, sedang pelapor adalah Achmad Rochaby (anggota DPRD). Delegasi ini dilengkapi lima orang anggota DPRD Kabupaten Pekalongan, yaitu Rachmat, R. Moechjidi, Ratam Moehardjo, Soedibjo, dan M. Soenarjo.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt;"&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Delegasi II, susunan keanggotaannya sama dengan Delegasi I tersebut, sebelum menyampaikan tuntutan rakyat Batang seperti pada delegasi-delegasi terdahulu, yaitu kepada Menteri Dalam Negeri di Jakarta diawali penyampaian tuntutan tersebut kepada Gubernur Kepala Daerah Propinsi Jawa Tengah di Semarang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt;"&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Delegasi III, yang juga susunan keanggotaannya sama dengan Delegasi I dan II kembali mengambil langkah menyampaikan tuntutan rakyat Batang langsung kepada Mendagri. Sedang Delegasi IV mengalami perubahan susunan keanggotaan. Dalam delegasi ini sebagai ketua R. Abutalkah, sebagai wakil ketua Rachmat, sedangkan sebagai pelapor adalah Ratam Moehardjo, Ahmad Rochaby sebagai sekretaris I, R. Moechjidi sebagai sekretaris II serta dilengkapi anggota yaitu Soedibjo dan M. Soenarjo.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt;"&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Tahun 1965, diutus delegasi terakhir. Sebagai ketua R. Abutalkah, wakil ketua Rachmat, sekretaris I Achmad Rochaby, sekretaris II R. Moechjidi, pelapor Ratam Moehardjo serta dilengkapi dua orang anggota yaitu M. Soenarjo dan Soedibjo. Delegasi terakhir atau kesepuluh itu, memperoleh kesempatan untuk menyaksikan sidang paripurna DPR GR dalam acara persetujuan dewan atas Rancangan Undang-undang tentang Pembentukan Pemerintah Kabupaten Batang menjadi Undang-undang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt;"&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Batang terbentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 9 Tahun 1965, yang dimuat dalam Lembaran Negara Nomor 52, tanggal 14 Juni 1965 dan Instruksi Menteri Dalam Negeri RI Nomor 20 Tahun 1965, tanggal 14 Juli 1965.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt;"&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Tanggal 8 April 1966, bertepatan hari Jumat Kliwon, yaitu hari yang dianggap penuh berkah bagi masyarakat tradisional Batang, dengan mengambil tempat di bekas Kanjengan Batang lama (rumah dinas yang sekaligus kantor para Bupati Batang lama) dilaksanakan peresmian pembentukan Daerah Tingkat II Batang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt;"&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;              &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Upacara yang berlangsung khidmat dari jam 08.00 s/d 11.00 itu, ditandai antara lain dengan Pernyataan Pembentukan Kabupaten Batang oleh Gubernur Kepala Daerah Propinsi Jawa Tengah Brigjend (Tit) KKO-AL Mochtar, pelantikan R. Sadi Poerwopranoto sebagai Pejabat Bupati Kepala Daerah Batang, serah terima wewenang wilayah dari Bupati KDH Pekalongan kepada Pejabat Bupati KDH Batang, serta sambutan dari Gubernur Kepala Daerah Jawa Tengah. &lt;/span&gt;               &lt;span style="font-weight: 700;font-family:Arial;"  lang="EN-US"&gt;(                Lihat &lt;a target="_parent" href="http://www.batangkab.go.id/profile/Surat_Pernjataan.htm"&gt;Surat Pernyataan&lt;/a&gt;                dan &lt;a target="_parent" href="http://www.batangkab.go.id/profile/lambang_daerah.htm"&gt;Lambang Daerah&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;                 &lt;b&gt;TRADISI KIRAB PUSAKA ABIRAWA&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;                &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="justify"&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;                &lt;span style=";font-family:Arial;font-size:100%;"  &gt; Kirab pusaka merupakan suatu kegiatan rutin setiap tahunnya yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Batang, juga merupakan perayaan menyambut hari jadi Pemkab. Batang. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;                 &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                 Penyelenggaraan Kirab Pusaka ini baru dimulai sejak tahun 2003                  dengan tujuan untuk :&lt;br /&gt;           1.                       &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                 Melestarikan budaya leluhur sebagai agenda kepariwisataan di                  Kabupaten&lt;br /&gt;Batang; &lt;/span&gt;                 &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;br /&gt;        2.&lt;span style=""&gt;                       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                 Sebagai bukti bahwa Kabupaten Batang telah ada sejak lama,                  sekitar 500&lt;br /&gt;tahun silam, namun pada tahun 1936 s/d 7 April                  1968 bergabung dengan&lt;br /&gt;Kabupaten Pekalongan; &lt;/span&gt;                 &lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;br /&gt;        3.&lt;span style=""&gt;                       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;                 Sebagai prosesi rirual tolak balak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;"  &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;                &lt;/span&gt;               &lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 37.4pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;                &lt;/span&gt;&lt;p align="left"&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;                &lt;span style="font-weight: 700;font-family:Arial;"  lang="EN-US"&gt;                 URUTAN NAMA PARA BUPATI BATANG :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;                &lt;table class="MsoTableGrid" style="border: 2px double rgb(192, 192, 192); margin-left: 5.4pt; width: 573px; height: 282px;" border="2" cellspacing="1"&gt;                   &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                     &lt;td style="border-style: solid; border-width: 1pt; border-top: 1pt solid rgb(192, 192, 192); border-left: 1pt solid rgb(192, 192, 192); padding: 0cm 5.4pt; width: 20px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;No.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; border-top: 1pt solid rgb(192, 192, 192); border-left: medium none; padding: 0cm 5.4pt; width: 161px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" align="center" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Nama Bupati&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; border-top: 1pt solid rgb(192, 192, 192); border-left: medium none; padding: 0cm 5.4pt; width: 224px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" align="center" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Masa Jabatan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; border-top: medium none; border-left: 1pt solid rgb(192, 192, 192); padding: 0cm 5.4pt; width: 20px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; border-top: medium none; border-left: medium none; padding: 0cm 5.4pt; width: 161px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;R. Sadi                      Poerwopranoto&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; border-top: medium none; border-left: medium none; padding: 0cm 5.4pt; width: 224px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="en-us" style="font-family:Arial;"&gt;8 April 1966                      s/d 31 Mei 1967&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; border-top: medium none; border-left: 1pt solid rgb(192, 192, 192); padding: 0cm 5.4pt; width: 20px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; border-top: medium none; border-left: medium none; padding: 0cm 5.4pt; width: 161px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;R. Harjono                      Prodjodirdjo&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; border-top: medium none; border-left: medium none; padding: 0cm 5.4pt; width: 224px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;                     &lt;span  lang="en-us" style="font-family:Arial;"&gt;31 Mei 1967                      s/d 10 Oktober 1972&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; border-top: medium none; border-left: 1pt solid rgb(192, 192, 192); padding: 0cm 5.4pt; width: 20px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;3&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; border-top: medium none; border-left: medium none; padding: 0cm 5.4pt; width: 161px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Drs. Soejitno&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; border-top: medium none; border-left: medium none; padding: 0cm 5.4pt; width: 224px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="en-us" style="font-family:Arial;"&gt;10 November                      1972 s/d 21 Maret 1979&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; border-top: medium none; border-left: 1pt solid rgb(192, 192, 192); padding: 0cm 5.4pt; width: 20px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;4&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; border-top: medium none; border-left: medium none; padding: 0cm 5.4pt; width: 161px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Drs. Soekirdjo&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; border-top: medium none; border-left: medium none; padding: 0cm 5.4pt; width: 224px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="en-us" style="font-family:Arial;"&gt;21 Maret 1979                      s/d 1 Januari 1988&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; border-top: medium none; border-left: 1pt solid rgb(192, 192, 192); padding: 0cm 5.4pt; width: 20px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;5&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; border-top: medium none; border-left: medium none; padding: 0cm 5.4pt; width: 161px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Drs. Soehoed&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; border-top: medium none; border-left: medium none; padding: 0cm 5.4pt; width: 224px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="en-us" style="font-family:Arial;"&gt;26 Juli 1988                      s/d 26 Juli 1993&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; border-top: medium none; border-left: 1pt solid rgb(192, 192, 192); padding: 0cm 5.4pt; width: 20px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;6&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; border-top: medium none; border-left: medium none; padding: 0cm 5.4pt; width: 161px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Moeslich                      Effendi, SH&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; border-top: medium none; border-left: medium none; padding: 0cm 5.4pt; width: 224px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;26                      Juli 1993 – 26 Juli 1998&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; border-top: medium none; border-left: 1pt solid rgb(192, 192, 192); padding: 0cm 5.4pt; width: 20px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;7&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; border-top: medium none; border-left: medium none; padding: 0cm 5.4pt; width: 161px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Djoko Poernomo,                      SH, MM&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; border-top: medium none; border-left: medium none; padding: 0cm 5.4pt; width: 224px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;22                      Oktober 1998 – 7 Agustus 2001 &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid; border-width: medium 1pt 1pt; border-top: medium none; border-left: 1pt solid rgb(192, 192, 192); padding: 0cm 5.4pt; width: 20px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;8&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; border-top: medium none; border-left: medium none; padding: 0cm 5.4pt; width: 161px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Bambang                      Bintoro, SE&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-width: medium 1pt 1pt medium; border-top: medium none; border-left: medium none; padding: 0cm 5.4pt; width: 224px; color: rgb(0, 0, 0);" border="" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;11                      Februari 2002 - sekarang&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;               &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;                 &lt;/span&gt;&lt;p align="left"&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;                &lt;span style="font-weight: 700;font-family:Arial;"  lang="EN-US"&gt;        &lt;br /&gt;        URUTAN NAMA PARA KETUA DPRD KABUPATEN BATANG :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;                &lt;table class="MsoTableGrid" style="border: 2px double rgb(192, 192, 192); margin-left: 5.4pt;" border="2" cellspacing="1" width="451"&gt;                   &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;                     &lt;td style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0cm 5.4pt; width: 21px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;No.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: solid solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 175px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Nama Ketua                      DPRD&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: solid solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 209px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Masa Jabatan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 21px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 175px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;H. Abd.                      Maksoem&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 209px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Tahun 1967 –                      1972&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 21px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 175px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Letkol Moh.                      Hasjim&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 209px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Tahun 1972 –                      1982&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 21px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;3&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 175px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Letkol                      Soewardjo&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 209px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Tahun 1982 –                      1987&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 21px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;4&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 175px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Soedarno&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 209px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Tahun 1987 –                      1992&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 21px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;5&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 175px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;H. Muslim                      Haryanto&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 209px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Tahun 1992 –                      1997&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 21px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;6&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 175px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Kusnadi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 209px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Tahun 1997 –                      1999&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 21px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;7&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 175px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;HM. Azies&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 209px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Tahun 1999 –                      2004&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid; padding: 0cm 5.4pt; width: 21px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;8&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 175px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Purwanto                     &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td style="border-style: none solid solid none; padding: 0cm 5.4pt; width: 209px;" valign="top"&gt;                     &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;                     &lt;span  lang="EN-US" style="font-family:Arial;"&gt;Tahun 2004 -                      sekarang &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;               &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Kabupaten Batang terletak di pantai utara Jawa Tengah. Luas daerah 788.642,16 km2. Batas-batas wilayahnya sebelah utara Laut Jawa, sebelah timur Kabupaten Kendal, sebelah selatan Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara, sebelah barat Kabupaten dan Kodya Pekalongan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                 &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Posisi tersebut menempatkan wilayah Kabupaten Batang, utamanya Ibu Kota Pemerintahannya pada jalur ekonomi pulau Jawa sebelah utara. Arus transportasi dan mobilitas yang tinggi di jalur pantura memberikan kemungkinan Kabupaten Batang berkembang cukup prospektif di sektor jasa transit dan transportasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                 &lt;p align="justify"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;Kondisi wilayah Kabupaten Batang merupakan kombinasi antara daerah pantai, dataran rendah dan pegunungan. Dengan kondisi ini Kabupaten Batang mempunyai potensi yang sangat besar untuk agroindustri, agrowisata dan agrobisnis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;         &lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;                 &lt;p align="justify"&gt; &lt;/p&gt;                 &lt;/span&gt;               &lt;p class="MsoSubtitle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; margin-left: 17pt;"&gt;               &lt;span lang="en-us"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;               &lt;span style="font-family:Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;"&gt;&lt;b&gt;Sumber :       &lt;br /&gt;      &lt;/b&gt;1. Arsip Daerah Kabupaten Batang.&lt;br /&gt;      2. Buku Sejarah Batang, Suatu Studi Pendahuluan, Tim Penyusun                Sejarah&lt;br /&gt;Kabupaten Daerah Tingkat II Batang, Tahun 1991.&lt;br /&gt;      3. Buku Sejarah Perjuangan Pembentukan Kabupaten Batang, terbitan      &lt;br /&gt;Kantor Departemen Penerangan Kabupaten Batang, tahun 1991.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p class="MsoSubtitle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; margin-left: 17pt;"&gt;               &lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;               &lt;a target="_parent" href="http://www.batangkab.go.id/index2.htm"&gt;http://www.batangkab.go.id/profile/sejarah.htm&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoSubtitle" style="text-align: justify; text-indent: -18pt; margin-left: 17pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:85%;"  &gt;&lt;a target="_parent" href="http://www.batangkab.go.id/index2.htm"&gt;download tanggal 23 maret 2007&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1545145874692885508-471929637712958963?l=mrdanu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mrdanu.blogspot.com/feeds/471929637712958963/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1545145874692885508&amp;postID=471929637712958963' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/471929637712958963'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/471929637712958963'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mrdanu.blogspot.com/2007/03/hari-jadi-kab-batang.html' title='Hari Jadi Kab. Batang'/><author><name>mardanu susilo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00982056863308896528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1545145874692885508.post-1491047493246348707</id><published>2007-02-20T06:36:00.000-08:00</published><updated>2007-03-23T06:59:46.807-07:00</updated><title type='text'>Diklat Sysadmin</title><content type='html'>Ass.&lt;br /&gt;ICT Centre Kabupaten Batang, mengadakan Diklat Sysadmin Client ICT Centre Kabupaten Batang. Pelatihan ini berlangsung tiga hari Sejak tanggal 20 sampai dengan 22 Februari 2007.&lt;br /&gt;Pada hari Selasa, 20 Februari 2007 dilaksanakan Pembukaan Diklat Sysadmin Cleint ICT Centre Kab. Batang oleh Bp. Catur Puji Raharjo. Acara dilanjutkan dengan materi TCP/IP oleh Instruktur Dian Pramukti Wijaya ST.  Istirahat dilanjutklan praktek Kabeling oleh Instruktur Mahadi Hendro S.Kom. Sehabis sholat magrib dilanjutkan praktek Instalasi Linux Suse 9.3 oleh Instruktur Didik Herlisetiadi, S.Kom.&lt;br /&gt;Acara hari ini didukung oleh Seenap Instruktur, peserta dari Client (unsur Guru/staf TU) SMP/SMK/SMU. serta dibantu oleh Mahasiswa magang D3 TKJ dan siswa TKJ tingkat 3 SMK Negeri 1 Batang. pelatihan hari ini ditutup pukul 21.00  pada hari Kamis tanggal 22 Februari 2007 yang dihadiri oleh ketu ICT center Kab. Batang Drs. Kardiyono.&lt;br /&gt;Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan para peserta mampu mempraktekkannya pada Sekolahnya masing-masing, sehingga sekolah sudah mempunyai tenaga teknisi sendiri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1545145874692885508-1491047493246348707?l=mrdanu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mrdanu.blogspot.com/feeds/1491047493246348707/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1545145874692885508&amp;postID=1491047493246348707' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/1491047493246348707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1545145874692885508/posts/default/1491047493246348707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mrdanu.blogspot.com/2007/02/diklat-sysadmin.html' title='Diklat Sysadmin'/><author><name>mardanu susilo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00982056863308896528</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
